AmboinaKepulauan Tanimbar

Mahasiswa Asal Tanimbar Tewas Gantung Diri, Tinggalkan 1 Pesan di WAG

Ade gaga kunci motor di kaka saku celana e, datang liat kaka mayat di kaka kos lama di sini Ade, kaka su gantong diri ini, jaga lihat Ute e,” kata Moyo menirukan pesan dari almarhum mahasiswa asal Tanimbar tersebut.

Setelah selesai membaca isi pesan dalam chat yang langsung ditujukan kepadanya ini, menurut Moyo, Beldi dan Danis  berinisiatif untuk mencari korban di daerah Negeri Rumahtiga.

“Mereka ke daerah Rumahtiga karena korban meminjam motor RX King warna merah dengan nomor polisi DG 5934 NE milik Beldi Baluari. Setelah tiba di sana, Danis dan Beldi tidak menemukan korban. Selanjutnya mereka berdua kembali ke Desa Poka dan mengajak beberapa rekanya untuk mencari korban,” papar Moyo.

Sesampainya di depan tempat kejadian perkara (TKP), Moyo menuturkan, Danis bersama Beldi dan 2 rekan mereka menemukan motor yang dipakai korban,  sementara terparkir depan rumah kosong.

Setelah itu, sambung Moyo, Danis dan Beldi Baluari dan 2 orang rekannya, langsung menuju ke rumah Maichal Mayaut (52 tahun) untuk menujukan pesan chat yang mereke terima dari almarhum.

“Maichal Mayaut, Beldi, Danis bersama beberapa orang teman mereka langsung menuju ke TKP. Setibanya di depan rumah tanpa penghuni ini, Maichal langsung membuka pintu serta menghidupakan senter ada hendpone dan mendapati korban dalam posisi tergantung dengan seutas tali,” terang Moyo.

Para saksi tersebut, kata Moyo, langsung menuju ke Polsek Teluk Ambon, guna melaporkan kejadian yang mereka lihat.

Pukul 06.20 WIT, kata Moyo, personil Polsek Teluk Ambon tiba di TKP dan langsung mengamankan lokasi, selanjutnya melakukan koordinasi dengan SPKT Polresta Ambon.

Menurut Moyo, pukul 08.00 WIT SPKT bersama tim identifikasi Polresta Ambon, dipimpin oleh KANIT III SPKT Polresta Ambon. IPDA ROFINUS B, tiba di TKP dan langsung melakukan oleh TKP.

“Pukul 08.45 WIT Indentifikasi Polresta Ambon selesai melakukan olah TKP, kumudian Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku dengan mengunakan Mobil Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara,” pungkasnya.

Sampai berita ini dirilis, belum diketahui apa penyebab mahasiswa asal tanimbar ini mengakhiri hidupnya, dengan cara naas tersebut.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button