Lingkungam

LAPPAN Maluku Dorong Perempuan Memimpin Transisi Energi Bersih di Ambon

Melalui pendekatan tersebut, perempuan didorong membangun kesadaran kritis, meningkatkan partisipasi bermakna, serta memperkuat kepemimpinan dalam pengambilan keputusan di tingkat keluarga dan komunitas.

Koordinator program dari LAPPAN Maluku, Aniati Tokomadoran, mengatakan proses FPAR juga digunakan untuk memperkuat pengetahuan perempuan mengenai perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat pesisir.

Perempuan komunitas kemudian didorong untuk mengidentifikasi pilihan energi yang dapat mengurangi emisi karbon, ramah terhadap lingkungan, mudah diakses, serta memungkinkan didukung melalui anggaran publik.

Salah satu hasilnya adalah munculnya gagasan pemanfaatan panel surya untuk mendukung kebutuhan air bersih di Seilale. 

LAPPAN Maluku

Menurut LAPPAN, inisiatif tersebut dapat didorong melalui Dana Desa atau Alokasi Dana Desa sesuai dengan mekanisme dan prioritas pembangunan yang berlaku.

Dalam lokakarya, Direktur Aksi! for Gender, Social and Ecological Justice, Titi Soentoro, menjelaskan konsep Gender Transformative Decarbonization (GeTDecarb). 

Pendekatan itu menghubungkan agenda pengurangan emisi dengan upaya mengubah norma sosial dan relasi gender yang tidak adil.

Aniati Tokomadoran membagikan pengalaman LAPPAN dalam menerapkan FPAR di Ambon, termasuk proses yang dilakukan kelompok perempuan untuk memimpin inisiatif dekarbonisasi di komunitas.


Penulis :
Editor :

Previous page 1 2 3Next page

Berita Serupa

Back to top button