potretmaluku.id – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Maluku masa periode 2025-2029 resmi dilantik.
Pelantikan yang dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Saan Mustafa itu berlangsung di Hotel Zest Kota Ambon, Rabu (5/11/2025).
Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor : 450/251/KPTS/DPP/VII/2025 tertanggal 7 Juli 2025 tentang pengesahan pengurus DPW sebelumnya, dan menetapkan kepengurusan baru sebagaimana terlampir dalam keputusan yang baru.
Dalam SK tersebut yang dibacakan dalam acara pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-I NasDem Maluku itu, Hamdani Laturua kembali dipercayakan oleh Ketua Umum Surya Paloh sebagai Ketua DPW NasDem Maluku.
Sementara Sekretaris Wilayah diamanatkan kepada Mantan Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubun, dan Fatma Teruwayung sebagai bendahara Wilayah Partai NasDem Maluku.
“Soliditas, disiplin, dan persatuan antar kader merupakan kunci utama memenangkan pertarungan politik menuju Pemilu 2029,”kata Hamdani dalam pidato politik usai dilantik.
Menurutnya, kepengurusan baru DPW NasDem Maluku harus mampu bekerja dengan hati yang bersih, meninggalkan ego dan kepentingan pribadi demi memperkuat perjuangan kolektif partai. Yang salah harus benarkan, yang keliru harus diperbaiki.
“Lima tahun ke depan kita tidak bisa lagi bermain-main dengan cara lama, dengan otak sempit dan kelompok-kelompok kecil yang hanya memecah persaudaraan,”tegasnya.
Kepengurusan baru, lanjut Hamdani harus berani membuka diri dan menerima perbedaan sebagai kekuatan. Semangat kebersamaan merupakan pondasi untuk membangun kembali kekuatan NasDem di Maluku.
Kata dia, banyak tantangan dalam mempertahankan posisi politik NasDem di Maluku. Mempertahankan kemenangan jauh lebih berat daripada sekadar meraihnya.
“Pertanyaannya, mampukah kita menjaga enam kursi di provinsi dan empat kursi di kota? Ini bukan hal yang mudah, tapi bisa jika kita solid dan satu komando,”jelasnya.
Dia mengatakan, keberhasilan NasDem dalam lima tahun terakhir harus dijaga dengan kerja nyata, bukan hanya dengan retorika. Pentingnya sinergi antara ketua, sekretaris, bendahara, serta bidang-bidang kerja partai agar setiap kebijakan partai bisa diterjemahkan dan dijalankan dengan baik hingga ke tingkat bawah.
“Ketua harus mampu membaca arah politik wilayah, sekretaris harus bisa memahami kehendak pimpinan. Kita harus satu visi, bukan jalan sendiri-sendiri,”ujarnya.
Dia menyebut, jabatan yang diemban merupakan amanah politik dari DPP NasDem yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Penugasan ini bukan sekadar posisi. Ini amanah dari DPP yang harus kita jalankan dengan dedikasi dan komitmen. Kita diberi kepercayaan untuk membesarkan partai ini di Maluku,” ujarnyam
Dia mengajak seluruh kader untuk menjaga persaudaraan dan menjauhkan diri dari konflik internal. “Kuncinya adalah kebersamaan. Kita satu keluarga besar Partai NasDem. Tidak ada sekat, tidak ada perbedaan. Dari pusat hingga wilayah, kita satu suara untuk rakyat,”tandasnya. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi


