MalukuPendidikan & Kesehatan

Gubernur Maluku Ajak Lulusan UKIM Jadi Generasi Inovatif dan Adaptif

potretmaluku.di Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak lulusan perguruan tinggi untuk menjadi generasi yang inovatif, adaptif, dan mampu menciptakan peluang di tengah perubahan teknologi serta dinamika global yang terus berkembang. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Periode I Tahun 2026 di Gedung Christian Center, Ambon, Senin (15/6/26).

Sebanyak 323 wisudawan dari jenjang diploma, sarjana, profesi, magister, dan doktor mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung dengan khidmat. Kegiatan tersebut mengusung tema “Wisudawan S.M.A.R.T UKIM: Menghidupi Spiritualitas, Mewujudkan Keteladanan, Meraih Prestasi, Memikul Tanggung Jawab, dan Membangun Kepercayaan Maluku, Indonesia, dan Dunia”.

Dalam sambutannya, Hendrik menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia juga memberikan apresiasi kepada Rektor dan seluruh civitas akademika UKIM atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku.

Menurut Hendrik, wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Momentum wisuda ini adalah gerbang awal, bukan garis akhir. Dunia luar menuntut lebih dari sekadar ijazah. Kalian adalah agen perubahan yang dinantikan kontribusinya untuk kemajuan Provinsi Maluku dan Indonesia,” kata Hendrik.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, transformasi digital, dan perubahan sosial-ekonomi global menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hendrik menekankan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat agar lulusan mampu bersaing dan berkembang dalam lingkungan yang terus berubah.

“Proses belajar tidak berhenti sampai di sini. Jadilah pribadi yang terus haus akan pengetahuan, inovatif, dan adaptif terhadap setiap perubahan. Teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, kreativitas, dan kepemimpinan dalam menghadapi dinamika global,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Hendrik juga mengapresiasi perjalanan UKIM yang sejak berdiri pada 1985 terus berperan dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurut dia, transformasi yang dilakukan UKIM selama ini relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah karena menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan semangat pelayanan.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus menjalankan perannya melalui berbagai kebijakan strategis yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di Maluku.

Sementara itu, perguruan tinggi diharapkan terus menjaga kualitas pendidikan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“Saya mengajak seluruh civitas akademika Universitas Kristen Indonesia Maluku untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun Maluku demi mewujudkan visi transformasi Maluku menuju Maluku yang adil dan sejahtera,” kata Hendrik.

Rapat Senat Terbuka Luar Biasa tersebut dihadiri Rektor dan anggota Senat UKIM, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, pimpinan DPRD Provinsi Maluku, perwakilan Sinode Gereja Protestan Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta pengurus Yayasan Perguruan Tinggi GPM.

Turut hadir Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, tokoh agama, pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN dan BUMD, serta keluarga para wisudawan.*/TIA


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button