Amboina

Dreihaus, Ketika Ngopi Bukan Sekadar Kebiasaan tapi Sebuah Pengalaman

Tak heran jika pengunjung yang datang bisa merasakan pengalaman berbeda, bukan sekadar menunggu kopi disajikan, tapi juga menyaksikan bagaimana secangkir kopi mereka dibuat dengan penuh perhatian.

Bukan Sekadar Gula Aren, Ini Soal Eksplorasi Rasa

Di Ambon, tren minuman berbasis gula aren memang sedang naik daun. Hampir setiap coffee shop memiliki varian ini, dan banyak pelanggan yang cenderung memilihnya.

Namun, di Dreihaus, mereka ingin lebih dari sekadar ikut tren.

“Memang yang paling ramai itu gula aren, tapi sayang kalau teman-teman cuma coba itu saja. Katong mau kenalkan menu lain seperti Americano, Long Black, dan tentu saja teknik manual brew,” ungkap Dwikie.

Fokus mereka adalah mengenalkan kopi dalam berbagai bentuknya, agar orang-orang bisa benar-benar menikmati kompleksitas rasa yang ditawarkan oleh kopi berkualitas.

Dreihaus
Dreihaus.(Foto: @instafoodmaluku)

Desain yang Terinspirasi dari Bauhaus, Bukan Sekadar Industrial

Tak hanya dari sisi kopi, konsep interior Dreihaus juga berbeda. Jika kebanyakan coffee shop di Ambon mengusung desain industrial yang cenderung minimalis, Dreihaus menawarkan pendekatan yang lebih artistik.

Joey, yang memiliki latar belakang seni, menjelaskan bahwa konsep Dreihaus terinspirasi dari Bauhaus Museum di Jerman.

“Beta ada kontribusi dalam beberapa material desain. Dari obrolan dengan owner, muncul konsep yang menarik. Kami coba mix Bauhaus dengan sentuhan kontemporer agar lebih fresh dan jadi sesuatu yang baru di Ambon,” ujarnya.

Hasilnya? Saat soft opening, banyak pengunjung yang terkesan dengan interior Dreihaus. Bahkan, area bar menjadi salah satu spot favorit untuk berfoto.

“Banyak yang bilang konsep ini baru pertama ada di Ambon. Orang datang bukan hanya untuk ngopi, tapi juga menikmati desainnya,” tambah Joey.


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3Next page

Berita Serupa

Back to top button