Nasional

Dari Eksplorasi Afro Beat hingga Cerita Anak Kompleks yang Penuh Makna

Perjalanan Muria dan Lagu “Brangkat”

Dari situ, ia mulai mencari bentuk musik yang lebih “kena” dengan dirinya. Lebih jujur, lebih relevan.

“Belakangan beta juga banyak dengar rapper dari Belanda, yang baru-baru. Salah satunya Jones, terus ada beberapa lainnya. Dari situ beta mulai kulik lagi.”

Proses ini menunjukkan satu hal penting: identitas tidak selalu ditemukan di tempat asal. Kadang, ia justru dipantulkan dari jauh lalu kembali dengan bentuk yang lebih kuat.

Di balik irama santai “Brangkat”, ada cerita yang cukup dalam. Tentang mentalitas, tentang hidup sebagai perantau, tentang menjaga identitas di tengah jarak.

Salah satu lirik yang paling kuat berbunyi:

“I stand out like Moluccan di Belanda, jauh dari kampung, tapi tidak lupa bangsa.”

Kalimat ini bukan hanya lirik tapi pernyataan sikap. Bahkan, Muria menyebutnya sebagai tagline utama dari lagu ini. Rencananya, lirik tersebut juga akan dijadikan merchandise.

“Ini tentang bagaimana beta lihat diri beta, dan mungkin juga orang-orang yang ada di posisi yang sama,” katanya.

“Brangkat” juga bukan karya yang berdiri sendiri. Ia adalah lanjutan dari energi yang sudah dibangun sebelumnya, terutama lewat lagu “Kota Kompleks”. “Energinya tetap dijaga,” kata Muria. “Katong pikir ini bisa jadi pegangan generasi.”

Ada keinginan untuk menjadikan musik sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar hiburan. Sebagai ruang refleksi, bahkan mungkin sebagai arsip sosial.


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3 4Next page

Berita Serupa

Back to top button