Bupati Halmahera Selatan Atur Ulang Arus Bongkar Muat di Bacan Timur

potretmaluku.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) berencana mengaktifkan kembali pelabuhan bongkar muat di kawasan Pasar Babang, Kecamatan Bacan Timur, sebagai upaya mendongkrak aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Proyek pengaktifan sarana infrastruktur ini ditargetkan rampung dan mulai beroperasi secara penuh pada Desember mendatang.
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyatakan bahwa optimalisasi pelabuhan eksisting sangat krusial untuk memastikan perputaran ekonomi di kawasan pasar berjalan maksimal.
Ia menyebut, kehadiran infrastruktur transportasi yang terintegrasi langsung dengan pasar akan memudahkan distribusi barang.
“Saya sudah sampaikan ke dinas teknis agar pelabuhan Pasar Babang segera difungsikan, sehingga perputaran ekonomi di kawasan pasar bisa lebih baik,” ujar Bassam saat meninjau bangunan pasar tersebut, Kamis, 16 Oktober 2025.
Selain pelabuhan bongkar muat, pemerintah daerah juga berencana memperbaiki “pelabuhan semut” atau pelabuhan rakyat yang berada di lokasi yang sama.
Perbaikan ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat dari pesisir Pulau Halmahera agar dapat bersandar langsung di sekitar pasar.
Untuk mendukung rencana tersebut, Bassam telah menginstruksikan Dinas Perhubungan Halmahera Selatan segera berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) atau KPLP. Koordinasi ini berkaitan dengan pengaturan rute kapal agar arus logistik lebih tertata.
Skenario operasional yang disiapkan adalah mengalihkan persinggahan kapal rute Ternate–Babang untuk bersandar langsung di dermaga Pasar Babang pada pagi hari saat proses bongkar muat.
Sementara itu, untuk rute keberangkatan Babang–Ternate pada malam hari tetap akan dilayani melalui pelabuhan utama.
“Jadi kapal yang datang pagi hari dari Ternate bisa langsung bongkar muat di Pasar Babang, kemudian berangkat kembali pada malam hari lewat pelabuhan utama,” tutur Bassam.
Langkah ini diharapkan dapat memangkas jalur distribusi logistik dan menekan biaya angkut bagi para pedagang, sekaligus menghidupkan kembali kawasan Bacan Timur sebagai salah satu pusat perdagangan di Halmahera Selatan.(JAY)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



