Ambon Peringkat 7 Nasional Penurunan Stunting

potretmaluku.id – Kabar menggembirakan datang dari Jakarta. Kota Ambon menempati peringkat ketujuh nasional dalam pelaksanaan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting.
Prestasi ini diumumkan langsung oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Ambon, Selasa, 12 Agustus 2025.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon sekaligus Wakil Ketua TPPS, Lisa Wattimena, mengaku pencapaian ini menjadi dorongan moral bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja lebih giat.
“Ini prestasi yang membanggakan dan menjadi motivasi bagi TPPS untuk terus menurunkan angka stunting di Kota Ambon,” ujarnya usai pertemuan dengan jajaran Ditjen Bangda.
Menurut Lisa, keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja sama lintas sektor, kolaborasi, dan sinergi yang terus terjalin. Semua pihak, kata dia, bergerak menuju satu tujuan: menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, demi mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.
Kunjungan TPPS Kota Ambon ke Kemendagri merupakan tindak lanjut dari kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Ambon beberapa waktu lalu. R
ombongan diterima oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III, Chaerul Sapta. Dalam pertemuan itu, TPPS juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat langkah penurunan stunting di Kota Ambon.
Chaerul Sapta, kata Lisa, memberikan sejumlah masukan strategis dan menyatakan komitmen untuk mengawal program maupun proposal yang diajukan ke pemerintah pusat. Pembahasan turut mencakup penanganan kasus tuberkulosis di Ambon, pencegahan penularannya, kemiskinan ekstrem, dan inisiatif sekolah rakyat.
“Beliau berharap PKK bisa menjadi garda terdepan dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat, sehingga permasalahan kemiskinan ekstrem di Ambon dapat ditangani,” kata Lisa.
Selain Lisa, hadir pula Kepala Bappeda Litbang Kota Ambon sekaligus Ketua TPPS, Enrico Mattitaputy; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB selaku Sekretaris TPPS, J.W. Patty; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat, dan Desa, Meggy Lekatompessy.(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



