Amboina

AJI Kota Ambon Kecam Sikap Ibrahim Ruhunussa yang Menyebut Wartawan Provokator

Sebelumnya, Ibrahim Ruhunussa diketahui telah membuat gaduh dengan sejumlah jurnalis saat pelantikan Penjabat Bupati Malteng, Muhamad Marasabessy oleh Gubernur Maluku di Lantai VII Kantor Gubernur, Senin kemarin.

Sebelum prosesi berlangsung, sejumlah wartawan tengah menunggu arahan dari Diskominfo karena jumlah wartawan yang terdaftar untuk meliput dari dalam ruangan itu dibatasi 20 orang. Namun, Ibrahim Ruhunussa dengan gagah keluar dari ruangan ke pintu depan yang dijaga Satpol-PP dan memerintahkan wartawan “Maluku Tengah” masuk.

“Wartawan Maluku Tengah mana?,” panggil Ruhunussa.

Sikap Ibrahim yang mengklasifikasikan wartawan ditentang langsung ditantang oleh Iwan Eipepa, wartawan Mimbar Rakyat online dan sejumlah wartawan lain yang dilarang masuk. Adu argumen pun terjadi.

“Katong wartawan disini samua sama, tidak ada wartawan Maluku Tengah, keliru bicara begitu. Kalau “wartawan Maluku Tengah” dikasih masuk, yah katong samua musti dikasih masuk lagi,” sebut Iwan.

Pernyataan Iwan kemudian disambut oleh Ibrahim Ruhunussa. Dengan sikap arogan, Ibrahim langsung melontarkan perkataan yang tidak etis kepada wartawan. Dia menyebut “provokator” sembari menunjuk wartawan Mimbar Rakyat online itu.

“Ale (wartawan) tuh provokator,” tuding mantan Ketua DPRD Malteng penuh emosi sembari menunjuk ke arah Iwan.

Sikap Ibrahim kemudian disambut dengan nada kecam dari wartawan Intim News Online, Vera Renyaan. Kata Vera, yang bersangkutan (Ibrahim.red) tidak punya hak mengatur wartawan “Maluku Tengah” bisa masuk dan lainnya tidak, apalagi membuat klasifikasi.

Sebab Ruhunussa bukan pejabat eksekutif di Pemprov, serta tidak berkewenangan mengatur-atur media atau wartawan.

“Keterlaluan orang macam itu. Bisa membuat klasifikasi “wartawan Maluku Tengah” dan bukan. Bahkan petugas Satpol-PP pun bisa ikut maunya Ibrahim Ruhunussa. Padahal kita tahu yang wartawan yah tetap wartawan, yang kantongi Id card pers resmi,” sesalnya.

Seusai pelantikan, Ibrahim yang coba dimintai klarifikasi soal kata “Provokator” itu enggan memberi keterangan. Dia lebih memilih jalur akan memberi keterangan ke media lain yang dipilihnya sendiri.(HAS)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button