Puisi

Ada Harapan di Gunung Nona

PUISI

Langkahku terus melaju

Meski dalam kepayahan

Aku tidak akan berlutut di bawah keputusasaanku

Keyakinanku

Menuntunku berjalan terus menuju harapan

 

Di sana ada Gunung Nona berdiri

Pesonanya yang indah menyambutku

Entah berapa sentimeter lebar senyumku membalasnya

 

Aku bukan to Mellao ri Langi

Dengan wajah sangat tampan dan kulit putih bersih

Diyakini rakyat kala itu datang dari langit

Aku hanya hamba

Datang dengan cinta

Mengagumi ciptaan-Nya

Pada Gunung Nona nan indah menjulang tinggi

Serupa cintaku

Ikut menjulang ke atas langit biru

Meski tanpa penyangga

Di sini aku penyaksi:

Nikmat Tuhan tiada dapat disanggah

 

Enrekang,  6 Februari 2022

 

Penulis: Rahman Rumaday, lahir di Sera, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timu, Provinsi Maluku,  4 Agustus 1986.

Penulis merupakan pendiri Komunitas Anak Pelangi (K-APEL) Makassar, dan beberapa komunitas yang mendorong kepedulian pada sesama. Penulis sudah menerbitkan buku berjudul, “Perpustakaan Lorong Kelurahan Parang Tambung” (2020), “Green Tea dan Bunga” (Spiritualitas, Cinta, dan Kepedulian) (2020) dan “Maharku Pedang dan Kain Kafan” (2021).


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Lihat Juga
Close
Back to top button