MalukuMaluku Tenggara

AIKO Health Tawarkan Skrining Kesehatan Digital untuk Warga Kepulauan

potretmaluku.id – Jarak antarpulau dan keterbatasan tenaga kesehatan menjadi tantangan bagi warga Maluku Tenggara untuk memperoleh pelayanan medis.

Platform AIKO Health menawarkan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membantu masyarakat mengenali gejala awal penyakit dan terhubung dengan tenaga kesehatan.

Platform tersebut diperkenalkan oleh Gmango Inc Company dalam sosialisasi di ruang rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin, 26 Oktober 2026.

Chief Operating Officer Gmango Inc Company, Celine Wren, mengatakan AIKO Health dirancang sebagai pintu awal untuk memperoleh informasi dan mengakses layanan kesehatan.

Menurut dia, teknologi tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran dokter dalam pemeriksaan maupun pengambilan keputusan medis.

“Nilai utama AIKO Health bukan menggantikan dokter, tetapi memperluas akses awal dan menghubungkan pasien dengan layanan yang tersedia,” kata Celine.

Ia menjelaskan, melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memasukkan keluhan, gejala, dan riwayat kesehatan dasar. Informasi itu kemudian disusun untuk mendukung skrining awal dan mengidentifikasi gejala yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Berdasarkan hasil skrining, aplikasi dapat memberikan arahan awal, seperti informasi perawatan mandiri, konsultasi jarak jauh, atau anjuran mencari pertolongan medis apabila ditemukan tanda bahaya. Namun, keputusan klinis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan yang berkompeten.

AIKO Health juga menawarkan fitur pencatatan riwayat kesehatan digital, informasi penggunaan obat, serta dukungan resep digital yang diterbitkan oleh tenaga kesehatan berwenang. Platform tersebut turut menyediakan dukungan pemenuhan obat.

“Prinsip keselamatan AIKO adalah sebagai lapisan triase dan navigasi layanan. Keputusan klinis berisiko tinggi tetap membutuhkan tenaga kesehatan yang berwenang,” ujar Celine.

Country Manager AIKO Health, Nadia Manuputty, mengatakan pencatatan gejala dan riwayat kesehatan secara digital dapat membantu proses konsultasi serta penentuan rujukan awal.

Dokumentasi tersebut juga diharapkan memudahkan kesinambungan pelayanan ketika pasien menjalani pemeriksaan lanjutan.

“AIKO tidak memindahkan dokter ke pulau. AIKO memindahkan akses ke tangan warga. Mungkin kita tidak bisa menempatkan dokter di setiap pulau, tetapi kita bisa menghadirkan pintu pertama menuju layanan kesehatan. Di sinilah AIKO Health menjadi relevan,” kata Nadia.

Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menyambut baik pengenalan platform tersebut. Ia menilai teknologi digital dapat membantu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di wilayah yang terdiri atas banyak pulau.

Thaher mengatakan jaringan internet telah tersedia di hampir seluruh ohoi atau desa di daerahnya. Ketersediaan jaringan itu, menurut dia, dapat menjadi modal untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan digital.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi tersebut memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai, perlindungan data pasien, serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Informasi yang diberikan aplikasi juga perlu dipahami sebagai dukungan awal, bukan pengganti pemeriksaan langsung dan diagnosis oleh tenaga kesehatan.

Belum ada keterangan dalam paparan tersebut mengenai jadwal penerapan AIKO Health di Maluku Tenggara, cakupan pengguna yang ditargetkan, maupun mekanisme integrasinya dengan fasilitas kesehatan setempat.(TIA)


Penulis :
Editor :

Berita Serupa

Back to top button