Maluku Utara

Kebakaran TPA Buku Deru-Deru Ternate Terkendala Medan dan Ketersediaan Air

potretmaluku.id – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kota Ternate, Maluku Utara, terkendala medan yang sulit dan terbatasnya sumber air di sekitar lokasi. Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan mobil tangki untuk memasok air bagi tim pemadam.

Hingga tengah malam, sebanyak 12.000 liter air telah disalurkan secara bertahap ke lokasi kebakaran di Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat. Pasokan air digunakan untuk mendukung pemadaman sekaligus membasahi area yang berpotensi menjadi titik penyebaran api.

Kebakaran dilaporkan warga sekitar pukul 13.00 WIT. Api diduga pertama kali muncul dari sebuah gubuk kosong di kawasan TPA.

Angin kencang dan tumpukan sampah yang kering akibat musim kemarau kemudian mempercepat penyebaran api. Api bergerak dari zona tidak aktif menuju zona aktif TPA yang masih digunakan untuk melayani pengelolaan sampah masyarakat Kota Ternate.

Dukungan air diberikan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara. Mobil Tangki Air (MTA) dikerahkan untuk memastikan kebutuhan air bagi tim pemadam tetap tersedia selama penanganan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pemanfaatan sumber daya dan infrastruktur kementeriannya merupakan bagian dari respons terhadap kondisi darurat.

“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody dalam keterangannya, Ahad, 4 Oktober 2026.

TPA Buku Deru-Deru memiliki luas sekitar 31,24 hektare. Sekitar 15 hektare di antaranya telah digunakan untuk aktivitas pengelolaan sampah.

Tim Satgas Penanganan Tanggap Darurat BPBPK dan BWS Maluku Utara berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk menjaga kesinambungan pasokan air. Upaya pembasahan dilakukan untuk mengurangi risiko api meluas ke area lain.

Tim Satgas Kementerian PU juga berkoordinasi dengan instansi terkait dan kepolisian untuk mengamankan kawasan permukiman di sekitar TPA. Antisipasi evakuasi disiapkan jika kebakaran berkembang dan mengancam kawasan di sekitarnya, termasuk kawasan wisata terdekat.

Penanganan kebakaran selanjutnya difokuskan pada percepatan pemadaman, pembatasan penyebaran api, pemenuhan kebutuhan air, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan sekitar TPA Buku Deru-Deru.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button