AmboinaMaluku

Serahkan Beasiswa di SDN 8 Ambon, Mercy Barends Harap Diawasi Ketat

potretmaluku.id, – Anggota Komisi X DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku, Mercy Chriesty Barends menyerahkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), kepada 86 siswa di SD Negeri 8 Ambon. Mereka merupakan bagian dari 6.584 siswa di Kota Ambon yang akan menerima beasiswa PIP tahun 2025.

Mercy menyerahkannya secara simbolik kepada dua orang siswa saat mengunjungi sekolah yang berlokasi di Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, pada Senin, 11 Agustus 2025. Kedatangannya disambut meriah dan penuh sukacita oleh puluhan siswa penerima beasiswa, bersama orang tua dan para guru.

Kepada para guru dan orang tua, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu menyampaikan beasiswa yang diserahkan terbagi menjadi dua kategori. Sebanyak 30 siswa merupakan penerima lanjutan dari program sebelumnya, sedangkan 56 siswa lainnya masuk dalam kategori nominasi dan masih menunggu proses aktivasi rekening di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Masing-masing siswa SD akan menerima beasiswa sebesar Rp450.000 per tahun. Nanti akan diberikan buku tabungan dan kartu ATM kepada orang tua. Kami berharap proses aktivasi rekening dapat segera dilakukan agar bantuan dapat langsung digunakan untuk mendukung kebutuhan belajar,” ujar Mercy.

Sedangkan siswa SMP akan menerima beasiswa sebesar Rp750.000 per tahun, sedangkan SMA dan sederajat sebesar Rp1.850.000 per tahun.

Hingga kini, tercatat lebih 6.584 siswa di Kota Ambon, mulai dari jenjang SD hingga SMA dan sederajat, telah menerima bantuan beasiswa PIP. Penyaluran dilakukan melalui dua bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BRI untuk jenjang SD dan SMP, serta BNI untuk jenjang SMA.

Mercy yang akrab disapa dengan akronim MCB, menegaskan pentingnya koordinasi antara pihak sekolah, orang tua dan perbankan agar proses pencairan berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas kendala teknis.

“Semua pihak harus bekerja sama memastikan bantuan ini tersalurkan dengan tepat sasaran. Jangan sampai ada yang tertunda hanya karena masalah administrasi atau teknis,” katanya.

Beasiswa

MCB juga ingin memastikan beasiswa yang merupakan bagian dari aspirasinya itu, benar-benar tepat sasaran yakni kepada siswa dari keluarga yang kurang mampu. Ia menginginkan kolaborasi multi pihak baik para guru, orang tua termasuk pers, ikut mengawasinya dengan memberikan data yang sesuai, serta bersedia melaporkan jika ditemukan penyimpangan saat penyaluran di lapangan.

 

150 Beasiswa untuk Tiga SD Lain

Saat berada SD Negeri 8, MCB mendapat laporan bahwa gedung sekolah tersebut juga dipergunakan oleh siswa dari tiga sekolah lain, yaitu SDN 82 Ambon, SDN 83 Ambon, dan SDN 14 Ambon. Di tiga sekolah itu jumlah siswa penerima beasiswa PIP ternyata sangat sedikit.

Karena itu MCB berjanji memberikan masing-masing 50 beasiswa PIP untuk siswa di tiga sekolah itu pada tahap kedua penyaluran di bulan September 2025.

“Saya mendapat laporan di tiga sekolah ini penerima beasiswanya ada yang hanya delapan orang atau dibawah 10 siswa setiap sekolah. Karena itu akan menambah masing-masing 50 beasiswa untuk setiap sekolah,” katanya.

MCB memastikan setelah pertemuan tersebut, timnya segera mendatangi tiga SD itu untuk mendata siswa penerima. Kepala sekolah dan para guru di tiga SDN itu diminta jujur memberikan data yang diperlukan, terutama memprioritaskan siswa dari keluarga kurang mampu untuk menerima beasiswa.

Beasiswa

“Para guru juga harus jujur memberikan data. Siswa penerima harus benar-benar dari keluarga kurang mampu. Mudah-mudahan September 2025 mereka sudah dapat menikmati beasiswanya,” tegasnya.

Menurut Mercy, saat ini masih tersisa 10.000 kuota beasiswa PIP tahap pertama, sehingga masih tersedia cukup banyak untuk menjangkau siswa-siswi yang belum mendapatkan bantuan, khususnya di sekolah-sekolah yang masih memiliki jumlah penerima minim.

“Kita ingin semua anak yang berhak, benar-benar menerima. Karena itu, saya pastikan September nanti masing-masing sekolah akan menerima tambahan 50 beasiswa,” tegasnya.

Ke depan, MCB berencana menggelar pencanangan program beasiswa secara menyeluruh dengan mengundang seluruh kepala sekolah se-Kota Ambon. Tujuannya adalah memastikan semua pihak terlibat dalam mengawal penyaluran bantuan agar tidak ada siswa berhak yang terlewat. “Harapan kami, Kota Ambon bisa menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lain di Maluku,” tambahnya.

beasiswa

Kepala SDN 8 Ambon, Jonna J. Takaria memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Anggota DPR RI Dapil Maluku itu, terhadap perkembangan pendidikan di sekolah tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan besiswa yang diberikan MCB kepada 86 siswa di SD tersebut.

“Ini hari yang luar biasa bagi kami. Bantuan 86 beasiswa PIP ini menjadi bukti nyata kepedulian Ibu Mercy Barends terhadap pendidikan di Ambon. Kami sangat berterima kasih,” tuturnya.

Sedangkan Yo Pattiradjawane, perwakilan orang tua, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kepedulian MCB terhadap perkembangan dunia pendidikan di Maluku, dengan mengupayakan beasiswa bagi anak keluarga kurang mampu.

“Beasiswa ini berdampak positif bagi anak dari keluarga kurang mampu dapat menikmati pendidikan yang setara dan berkualitas,” katanya. (JAY)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button