Senator Bisri Gelar Sosialisasi Empat Pilar di STIA Alazka
Potretmaluku.id-AMBON : Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, asal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Bisri As Shidiq Latuconsina mengajak kaula muda dapat mengejawantahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada kehidupan sehari-sehari.
Hadir pada kesempatan ini, ratusan mahasiswa dari STIA Alazka Ambon sebagai peserta.
“ Semangat Pancasila haruslah dijiwai. Lima sila itu merupakan pondasi dari kehidupan bernegara kita,” kata Senator Bisri dalam kegiatan sosialisasi empat pilar di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi (STIA) Alazka Ambon, Senin, 24 Februari 2025.
Senator asal Daerah Pemilihan Provinsi Maluku juga menguraikan, dalam sejarahnya Pancasila pertama kali dicetuskan oleh fanding father banga Bung Karno, kemudian disempurkan pada rapat Badan Penyidik Usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Sila pertama merupakan bentuk pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai Sang Pencipta. Selain itu, menunjukkan bahwa bangsa, negara, dan manusia Indonesia berelasi dengan Tuhan. Serta menjamin kemerdekaan beragama bagi seluruh warga negara.
“ Untuk menbangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang makmur, sejahtera, aman sentosa. Antara satu sila dengan sila lainnya juga saling berhubungan. Setelah pengakuan kita terhadap keesaan Tuhan, sila selanjutnya menjelaskan soal hubungan kita antara sesama, kemudian sila ketiga adalah memiliki makna bahwa setelah kita membangun hubungan antar sesama maka sila ketiga adalah menghilangkan segala perbedaan, kita setu satu bangsa Indonesia,” tekannya.
Terpenting dari itu juga, sila ke empat ini mengatur tentang bagaimana bangsa Indonesia mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambil keputusan. Sementara dalam konteks lokal, di Maluku, ada banyak bentuk musyawarah mufakat yang sering dipraktekan masyarakat adat.
“ Seperti kita di Desa Pelauw ada yang namanya Mosonopi, di daerah lain juga ada,” ketusnya.
Selain bicara menyangkut Pancasila, Senator Boy juga menyinggung terkait NKRI, dan UUD 1945 dan Bhineka Thunggal Ika.
Dalam kesempatan ini, hadir sebagai narasumber tamu, salah satu guru besar dari Universitas Pattimura Ambon, Prof. Yusuf Madubun yang menguaraikan empat pilar dari berbagai pendekatan akademik.
Sementara itu, Ketua STIA Alazka Ambon, Prof. Zainal A. Rengifuwarin, M.Si menaruh apresiasi terhadap pelaksanaan sosialisasi empat pilar di kampusnya.
“ Kegiatan sosialisasi ini momentum yang baik bagi STIA Alazka Ambon. Pada hari ini kami juga hadirkan masyarakat sekitar untuk dilibatkan. Tujuannya empat pilar ini harus dimasyarakatkan, tidak hanya untuk kalangan terdidik saja. Tapi segenap bangsa Indonesia harus tau dan dilibatkan dalam sosialisasi ini sehingga mereka dapat mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari,” kuncinya.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi




