Amboina

Richard: Pekan Depan Sekkot Ambon Dilantik

potretmaluku.id – Setelah dilakukan seleksi ulang, enam calon Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon kembali dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Enam nama calon Sekkot itu yakni, Agus Ririmasse, Enrico Matitaputty, Fahmi Sallatalohy, Jopie Silanno, Joy Rainer Adriaansz dan Samuel Huwae. Dari enam nama tersebut, tiga diantaranya akan direkomendasikan oleh KASN ke Walikota Ambon untuk ditetapkan satu dari tiga nama nanti.

Kendati belum ada rekomendasi dari KASN, namun dipastikan pelantikan akan dilaksanakan pekan depan sebelum Natal dan Tahun Baru. Hal itu disampaikan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan, Selasa (14/12/2021).

Menurut Richard, belum ada rekomendasi dari KASN terhadap enam nama calon Sekkot yang diusulkan oleh Tim Seleksi (Timsel).

Dia membantah informasi pelantikan Sekkot Ambon definitif yang akan dilaksanakan Kamis pekan ini. Meski begitu, dia memastikan pelantikan Sekkot definitif akan dilaksanakan pekan depan.

“Menurut saya, pelantikan itu dipastikan minggu depan, jauh sebelum perayaan Natal,” jelasnya.

Richard juga membantah informasi tentang akan dilantiknya Agus Ririmase sebagai Sekkot Ambon. Sebab, dari KASN akan rekomendasikan tiga nama ke Pemkot Ambon berdasarkan nilai tertinggi dari Pansel.

Kata dia, hingga saat ini pihaknya masih menunggu administrasi tertulis dari KASN. Jika dalam waktu dekat nanti telah diputuskan tiga nama dari enam calon itu dan disampaikan secara tertulis ke Pemerintah Kota, maka akan segera ditindaklanjuti.

“Dalam waktu dekat kita sudah punya Sekkot yang baru secara definitif. Saya lagi tunggu administrasi tertulis dari KASN. Jika dalam sehari dua sudah disampaikan secara tertulis, kita akan ambil langkah untuk itu,” ujarnya.

Tiga nama yang direkomendasikan KASN nanti, akan dikonsultasikan lagi ke Gubernur Maluku. Setelah itu baru diputuskan siapa yang akan dilantik sebagai Sekkot. “Jadi informasi tentang Ririmase itu tidak benar,” jelas Richard.

Menurutnya, tidak ada intervensi dalam seleksi yang dilaksanakan. Semuanya berjalan secara terbuka untuk umum dan sesuai tahapan dan prosedur yang berlaku.

“Kalau mau ada unsur lain, dari awal saya sudah rekayasa dan seleksi pun hanya sebatas formalitas. Tapi tidak ada unsur itu, semua berjalan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku,” tandasnya.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button