Pendidikan & KesehatanSeram Bagian Barat

Ratusan Warga Padati Puskesmas Tomalehu untuk Khitanan dan Pengobatan Massal

potretmaluku.id – Ratusan warga Hualoy dan Tomalehu, mulai dari anak-anak, hingga orang dewasa dan usia lanjut memadati Puskesmas Tomalehu, di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Sabtu (11/3/2023).

Sejak pagi mereka sudah tiba di halaman Puskesmas setempat. Kedatangan warga di tempat kesehatan tersebut untuk ikut pengobatan massal. Selain pengobtan juga ada puluhan anak-anak yang akan dikhitankan.

dr Ade Dian Lestari kepada potretmaluku.id mengatakan, masyarakat sangat antusias atas digelarnya Khitanan dan Pengobatan Massal tersebut.

Menurutnya, mulai pagi hingga siang hari warga sudah datang untuk menjalani pemeriksaan dan khitanan. Khusus pemeriksaan (Pengobatan Massal), Tim Dokter dan Tenaga Medis di Puskesmas Tomalehu cukup kewalahan melayani pasien.

Menurutnya, ada sekitar 9 dokter spesialis yang didatangkan untuk Khitanan dan Pengobatan Massal, dua diantaranya yakni dr Sofyan Umarella selaku Dokter Ahli Dalam dan Dokter Spesial Bedah, Hataul.

“Tim Dokter ini sendiri, dipimpin oleh dr Sofyan Umarella. Jadi mereka adalah tim yang datang dari Ambon,” katanya.

Mayoritas warga yang datang ikut pemeriksaan, lanjut Dian, adalah penderita penyakit dalam. Meski begitu, ada juga ibu hamil yang datang untuk memeriksa kandungan dan kesehatan mereka.

“Iya banyak sekali yang datang untuk memeriksa kesehatan. Antusias masyarakat cukup baik sekali, bahkan kita dari Tim Medis juga sempat kewalahan saat melayani warga yang datang,” katanya.

IMG 20230311 WA0055

Dia berharap, kegiatan semacam ini lebih ditingkatkan lagi atau dilakukan secara terus menerus agar masyarakat dengan muda bisa memeriksa kesehatan mereka.

Menurutnya, Khitanan dan Pengobatan Massal merupakan kolaborasi antara Majelis Taklim Albaitsu Desa Hualoy, Tim Dokter yang dipimpin oleh dr Sofyan Umarela juga Tim Medis dari Puskesmas Tomalehu.

Sementara Tamzit Hehanussa, salah satu warga Hualoy, mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh Mejelis Taklim Albaitsu dan Tim Dokter merupakan bhakti sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan.

Menurutnya, dengan adanya Khitanan dan Pengobatan Massal, warga di dua desa bertetangga tak lagi harus pergi jauh-jauh untuk membuang biaya dan ongkos pemeriksaan kesehatan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat di Desa Hualoy dan Tomalehu. Artinya kita tak lagi pergi ke Masohi maupun Ambon yang tentu butuh biaya yang banyak,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga menghadirkan beberapa dokter spesial, baik ahli dalam maupun ahli bedah.

“Kami masyarakat Hualoy dan Tomalehu sangat berterima kasih kepada Majelis Taklim Albaitsu Desa Hualoy yang sudah inisiatif untuk menggelar hajatan sangat bermanfaat ini,” ujarnya.

Dia juga mengaku, masyarakat sangat berbahagia dengan kegiatan pelayanan kesehatan secara gratis ini, karena telah memudahkan dan meringankan beban mereka. Karena pemeriksaan kesehatan yang mestinya membutuhkan biaya mahal, namun dengan adanya kegiatan ini masyarakat dengan muda bisa mengakses kesehatan yang dibutuhkan.(NAB)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button