Hukum & Kriminal

Polsek Leihibar Sosialisasi UU PA dan Penghapusan KDRT ke Masyarakat

potretmaluku.id – Kepolisian Sektor Leihitu Barat (Leihibar) menggelar sosialisasi dan edukasi Undang-undang (UU) RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (PA) dan UU RI No 23 tahun 2014 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada masyarakat.

Sosialisasi dan edukasi oleh Kapolsek Leihibar Ipda Sofia C.E Alfons dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku, Mimi Hudjajani berlangsung di Gereja Betlehem, Negeri Hattu, Kecamatan Leihibar, Rabu (26/10/2022).

Kapolsek Leihitu Barat Ipda Sofia C.E Alfons mengatakan, kegiatan itu juga merupakan bagian dari Keputusan Persidangan Jemaat GPM Hatu Tahun 2022.

Kata Ipda Shofia, sosialisasi dan edukasi yang diberikan merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

“Jadi keputusannya untuk disosialisasikan UU ini kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta warga jemaat GPM Hatu,” kata Ipda Sofia, Kamis (27/10/2022).

Edukasi UU RI No 35 tahun 2014 tentang PA dan UU RI No 23 tahun 2014 tentang penghapusan KDRT diharapkan dapat meredam angka kekerasan seksual dan KDRT di tengah masyarakat.

Menurutnya, itu dilakukan demi meminimalisir dan meredam angka terjadinya KDRT, khususnya terhadap kaum rentan yaitu perempuan dan anak dari korban kekerasan baik fisik maupun physikis, seksual maupun penelantaran.

“Sebagai upaya preventif, maka kami melakukan sosialisasi ini kepada seluruh lapisan masyarakat agar angka KDRT di dapat terus ditekan,” jelasnya.

Dia menyebut, dalam kegiatan tersebut, disampaikan juga penyebab terjadinya KDRT, bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak dan penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak dalam lingkup keluarga.

Selain itu, juga tentang proses penanganan dan modus operandi terhadap anak. Juga mengenai ancaman hukuman dan denda sesuai UU No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Kami harap lewat sosialisasi dan edukasi itu bisa membuat masyarakat tahu dan faham arti KDRT dan perlindungan anak serta dampaknya, selanjutnya memberikan edukasi serta himbauan kamtibmas,” jelasnya. (HAS)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button