Pihak Istana Negara: Pemulangan Pengungsi Kariuw 19 Desember
Rakor secara virtual ini, antara lain dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Asisten Deputi Bidang Mitigasi Bencana dan Konflik Sosial, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Asisten Deputi Koordinasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah.
Ada pula pihak dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Direktur Kewaspadaan Nasional, Kementerian Dalam Negeri; Komandan Resor Militer 151/Binaiya; Kasrem 151/ Binaya; Penjabat Bupati Maluku Tengah; Dandim 1504/Ambon; Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease; Kasdim 1504/Ambon; Pasiops Kodim 1504/Ambon, Pasiter Kodim 1504/Ambon, Seluruh Perwira Jajaran Kodim 1504/Ambon, Kapolsek Pulau Haruku; Kepala Kecamatan Pulau Haruku; Satuan Tugas Rekonsiliasi, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Konflik Sosial di Kecamatan Pulau Haruku; dan Komandan Satgas Kodim; Komandan Satgas Yonarmed 1 Divif 2 Kostrad.
Pertemuan ini juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Negeri (desa) Pelauw, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Negeri Kariuw.
Dalam rakor ini, penjabat Bupati Malteng, Muhamat Marabessy dalam laporanya menyampaikan, langkah-langkah kongkrit yang terukur dalam rangka pemulangan, sekaligus merumuskan rencana aksi jangka pendek dalam tujuan pemulangan pengungsi Kariuw.
”Rapat ini akan kita integrasi dalam agenda yang tepat, dimana pada tanggal 19 Desember 2022 pemulangan dan tanggal 20 Desember 2022 Natal bersama. Pasca insiden kemarin kami berkoordinasi dengan semua lini dalam rangka pemulangan,” terangnya.(*/TIA)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi


