Amboina

Latupono : Pemkot Harus Punya Target Penurunan Angka Kemiskinan per Tahun

potretmaluku.id – Angka kemiskinan di Kota Ambon pada tahun 2021 tercatat sebesar 5,02 persen. Sementara di Tahun 2022 tercatat 4,68 persen. Meski mengalami penurunan 0,34 persen, namun angka tersebut masih terbilang cukup tinggi.

Tingkat kemiskinan sulit ditekan karena jumlah penduduk yang terus meningkat tidak sebanding dengan lapangan kerja yang tersedia. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan di Ambon.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono meminta Pemkot Ambon melalui dinas terkait mendata kembali angka kemiskinan di Ambon.

“Data angka kemiskinan terkadang tidak riil, sehingga perlu di upgrade, agar pemerintah dapat mengetahui data yang pasti. Jadi harus didata ulang,” kata Latupono, Rabu (4/7/2023).

Fakta saat ini, kalau ada bantuan dari pemerintah kepada warga miskin, banyak orang berbondong-bondong memasukan data sebagai warga miskin.

Padahal, jika ditelusuri berdasarkan 14 kriteria kemiskinan sebagai acuan pantas tidaknya menerima bantuan sosial, banyak dari mereka tidak memenuhi kriteria tersebut.

“Kalau tak ada bantuan, ya hanya sedikit yang menganggap mereka orang miskin,” tutur Latupono.

Kata dia, seluruh OPD di lingkup Pemkot Ambon harus mengeroyok program yang mengarah pada pengentasan kemiskinan.

Misalnya Dinas Kesehatan bertugas untuk mengidentifikasi keluarga miskin yang tidak mampu berobat, Dinas Pendidikan ke warga yang tidak mampu untuk sekolah, Dinas PUPR untuk warga yang rumahnya tidak layak huni, dan OPD lain sesuai bidang.

“Semua harus bersatu atasi kemiskinan. Kita kan sudah punya Perda tentang penanggulangan kemiskinan. Jadi harus punya kesatuan,” ujarnya.

Menurutnya, jika pemerintah punya data valid tentang angka kemiskinan, maka itu bisa jadi ukuran bagi pemkot. Artinya, per tahun Pemkot punya target turunkan berapa persen.

“Pemkot harus punya target turunkan angka kemiskinan per Tahunnya. Kalau per Tahun bisa turun 1 persen, itu luar biasa. Jadi setiap tahun itu berapa orang yang harus ditekan lewat APBD Kota Ambon,” ungkapnya. (HAS)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button