AmboinaOlahraga

Konvoi Kemenangan Tim Sepakbola EURO 2020 di Ambon jadi Perhatian, Satgas Covid Ingatkan Jangan Jadi Kluster Baru

BERSAMA LAWAN COVID-19

AMBON – Euforia warga pendukung tim sepakbola pada pergelaran EURO 2020, dengan melakukan konvoi kendaraan bermotor, saat merayakan kemenangan tim dukungannya di Ambon, menjadi perhatian serius pemerintah Kota Ambon, terutama Satgas Covid-19.

Para pendukung fanatik sepakbola Eropa diminta untuk tidak lagi melakukan konvoi perayaan kemangan, seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kota Ambon.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, Selasa kemarin, menegaskan dengan diterapkannya PPKM berbasis Mikro, maka satgas Covid-19 tingkat Desa/Negeri dan Kelurahan akan kembali diaktifkan.

Salah satu tugasnya mereka adalah untuk menangani euforia warga yang berpotensi menimbulkan kerumunan tersebut. Pihaknya berharap konvoi ini bisa ditangani seiring dengan diaktifkannya tim satgas Covid-19 di tingkat desa/negeri dan kelurahan.

“Jadi, secara otomatis, maslah konvoi ini menjadi catatan bagi Satgas untuk mencegah sehingga tidak terjadi kerumunan massa,” ujar Joy.

Menurutnya, warga kota Ambon saat ini tengah terbuai dengan fanatisme terhadap tim sepakbola piala Euro 2020, sehingga lupa bahwa pandemi Covid-19 masih ada di sekeliling kita. Untuk itu, dirinya meminta agar para fans tim sepakbola peserta Euro 2020 agar menahan diri.

“Siapapun yang hendak melakukan konvoi, dari pendukung tim nasional kesebelasan manapun, kami minta untuk menahan diri, karena pandemi belum berakhir,” ungkapnya.

Dia katakan, konvoi yang dilakukan oleh warga, kerap melibatkan orang banyak tanpa memperhatikan protokol kesehatan, sehingga dikhawatirkan akan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

“Kalau kita tetap dengan aktivitas konvoi seperti ini, dan apabila ada yang terpapar virus, maka itu sama saja kita menyusahkan diri sendiri maupun orang banyak,” tandas Joy.

Dirinya berharap warga kota Ambon untuk berhati-hati menjaga diri serta menjaga keluarga dan lingkungan untuk tetap berada dalam kondisi sehat, dengan tetap meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Mari jaga diri, jaga keluarga dan lingkungan kita, jangan sampai kita terpapar Covid-19,” pungkasnya.(PM-05)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button