Amboina

Kenikmatan Nasi Pulut Siram Tulehu: Perjalanan Malam yang Tak Terlupakan

Antrian Panjang dan Aroma Menggoda

Ketika saya kembali ke halaman depan, antrian sudah mengular hingga sekitar 20 orang, padahal baru 20 menit sejak mereka mulai berjualan.

Meja yang tersusun rapi dengan bola-bola pulut dan kuah srikaya yang harum membuat selera saya semakin tergoda.

Akhirnya tiba juga giliran saya memesan. Satu bola pulut dihargai Rp 2.500. Tanpa ragu, saya langsung memesan Pulut Siram Srikaya dan menikmatinya di tempat.

Kuah srikaya yang masih hangat berpadu sempurna dengan lembutnya pulut dan manisnya unti kelapa. Rasanya sungguh membayar lunas perjalanan malam saya yang dingin.

Saking nikmatnya, tanpa sadar saya sudah habis empat bulatan pulut dalam sekejap.

nasi pulut siram

Kisah Para Pelanggan Setia

Di sela menikmati hidangan, saya berbincang dengan Hanna, seorang pelanggan yang rela datang jauh-jauh dari kawasan Kampus IAIN Ambon, hanya untuk menikmati Nasi Pulut Siram Mama Biba.

Hanna bersama sahabatnya menempuh perjalanan sejauh 26 Km atau sekitar 1 jam menggunakan sepeda motor untuk sampai ke tempat Mama Biba.

Dia menuturkan, kadang dalam seminggu bisa dua sampai tiga kali datang ke sini. “Apalagi kalau bungkus pakai daun pisang, aromanya tambah enak,” ujarnya.

“Sekali beli bisa lima sampai sepuluh porsi karena ada titipan orang rumah juga. Ontua punya Nasi Pulut itu rasanya beda dari yang orang-orang jual, jadi biar jauh tetap katong datang beli,” katanya antusias.

Malam itu saya pulang dengan perut kenyang dan hati puas. Tidak hanya menemukan cita rasa yang menggugah selera, tetapi juga mendapat cerita inspiratif dari sosok Mama Biba yang pantang menyerah.

Jika Anda sedang di Pulau Ambon, sempatkanlah mampir ke Desa Tulehu dan cicipi sendiri Nasi Pulut Siram legendaris ini. Dijamin perjalanan Anda akan terbayar lunas dengan kelezatannya.(Tiara)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3

Berita Serupa

Back to top button