Perempuan & Anak

Ini yang Dipelajari Siswa 3 SMP di Ambon Terkait Kekerasan Terhadap Anak

potretmaluku.id – Selama satu bulan siswa dari 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ambon, antara lain  SMP Negeri 2, SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 19, belajar terkait kekerasan terhadap perempuan bersama Yayasan Gasira Maluki. Targetnya mereka akan menjadi agen tentang isu kekerasan anak di sekolah mereka masing-masing. Lalu apa saja yang mereka pelajari?

“Pelatihan ini dilakukan sejak 8 Mei 2021. Kami lakukan training secara online menggunakan aplikasi zoom setiap hari Sabtu pagi. DImulai sejak pukul 10.00 hingga 13.00. Ini kali keenam dan yang terakhir,” ujar penanggung jawab kegiatan Gasira Muda Champion Gennaio Mailoa.

Menurut Gena, pada pertemuan pertama dan kedua, pelatihan difokuskan ke sangkaan kekerasan terhadap anak.

“Jadi yang difokuskan tentang pengertian kekerasan terhadap anak, jenis-jenisnya, bentuknya, dampaknya, ranahnya, serta tempat kejadian dan strategi penanganannya,” terang Gena.

Kemudian pada pertemuan ketiga, peserta belajar tentang hubungan yang baik dan sehat, save and healthy relationship.

Pada pertemuan keempat, lanjut Gena, peserta belajar tentang kesehatan dan reproduksi. Di kesempatan ini, dihadirkan dokter sebagai pemateri.

Selanjutnya, di pertemuan kelima, peserta belajar tentang bagaimana cara menjadi pengamat aktif.

“Jadi kami melatih adik-adik peserta untuk menjadi peka terhadap isu-isu sosial yang ada di sekitar, terkait kekerasan seperti bullying atau catcalling. Jadi mengajak mereka untuk bagaimana bisa aktif membantu korban yang mengalami bullying, catcalling dan yang lainnya,” ungkap Gena.

Lalu pada pertemuan terkahir ini, menurut Gena, pihaknya lebih mengajarkan peserta untuk bisa refleksi tentang peran mereka sebagai tutor teman sebaya atau Peer-Supporter di sekolah.

“Kami sering singgung juga, bagaimana sosial media yang kadang-kadang bisa menjadi alat yang melakukan kekerasan,” terangnya.(PM-03)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button