Sepanjang jalan, Linda Latue (22) hanya bisa mengelus perutnya, menukar keringat suaminya menjadi susu agar buah cinta mereka menggenggam dunia.
Perempuan asal Desa Niniari Gunung, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB itu terpaksa ditandu sejauh 10 kilometer ke desa Riring dengan jarak tempuh 5 sampai 6 jam berjalan.
Melewati jalan setapak hutan, terjal dan menanjak tentu membutuhkan keahlian yang tidak mungkin bisa dilewati Presiden, Gubernur dan Bupati.
Itu karena tidak adanya akses jalan yang bisa dilalui kenderaan roda dua maupun roda empat dari dan ke desa tersebut.
Di Desa Riring, barulah Linda diantar menggunakan mobil ke puskesmas kecamatan yang terpaut puluhan kilometer.
Semoga ibu Linda dan bayinya sehat !
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



