Matahari, Musik, dan Sebuah Perayaan di Biara Nazareth
Matahari sore bersinar cerah ketika saya melangkah menuju Biara Nazareth di Wisma Gonzalo, Ambon. Udara sejuk, semilir angin yang berembus lembut, dan pepohonan yang menjulang tinggi menyambut kedatangan saya.
Suasana begitu tenang, tetapi dari kejauhan, suara musik mulai terdengar tanda bahwa ada sesuatu yang istimewa sedang berlangsung.
Hari itu, Jumat, 28 Februari 2025, bukanlah sore biasa. Ada sesuatu yang berbeda di pekarangan Biara Nazareth, sebuah perayaan musik yang sudah dinanti-nantikan. Grizzly Cluive bersama The Basnup Club akhirnya meluncurkan album terbaru mereka, Hela Napas, setelah melalui perjalanan kreatif selama dua tahun.

Saat saya tiba, area acara sudah dipenuhi oleh para penonton. Semua larut dalam alunan musik dari Omaga Project, yang kemudian dilanjutkan dengan suara merdu Monicka Noija.
Langit mulai berubah jingga saat senja tiba, memberikan latar yang sempurna untuk momen utama yang telah dinanti Grizzly Cluive dan The Basnup Club naik ke panggung, siap mempersembahkan karya terbaru mereka.
Hela Napas: Sebuah Ruang untuk Beristirahat dan Merenung
Bukan sekadar album, Hela Napas adalah sebuah perjalanan. Sebuah undangan untuk sejenak berhenti, menarik napas dalam-dalam, dan merasakan kembali ritme kehidupan.
Album ini lahir dari satu lagu pertama yang direkam pada tahun 2023. Dari situ, Grizzly Cluive terus merangkai melodi, menulis lirik, dan bereksperimen dengan beat hingga akhirnya menjadi sebuah karya utuh.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



