potretmaluku.id – Sejak menjabat sebagai Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa (HL) menghadapi berbagai tantangan dan ujian.
Ketua Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Maluku, Bansa Hadi Sella mengatakan, problem birokrasi dan pelayanan publik menuntut gubernur HL bekerja secara akuntabel dan proporsional.
Tak hana itu, lanjut dia, neraca keuangan juga turut menekan pemerintahan HL. Dimana harus menyelesaikan banyak warisan yang ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya, seperti utang pihak ketiga, dan utang SMI, kemudian dihadapkan dengan Inpres nomor 1 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD.
Lemahnya kondisi fiskal Maluku saat ini sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi, sehingga sejumlah problem krusial daerah seperti kemiskinan dan pengangguran belum dapat di atasi sepenuhnya.
“Untuk itu, GMPI mendukung langkah Gubernur untuk menghadirkan investor menanamkan modalnya di Maluku,”ujar Sella kepada potretmaluku.id, Senin (30/6/2025).
Dengan begitu, lanjut Sella, akan ada serapan tenaga kerja dalam jumlah besar dan perputaran ekonomi menjadi lancar sehingga kemiskinan bisa segerah di atasi.
Dia berharap ada investor yang bisa berinvestasi di bidang perikanan, pertambangan, migas dan sebagainya, tentu dengan tetap memperhatikan analisis mengenai dampak lingkungan dan sosial.
“GMPI Maluku akan terus mengawal program dan kebijakan Gubernur dan Wagub Maluku Par Maluku Pung Bae,”tandas Sella. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



