Enam Desa di Halsel Berstatus ODF, Pemkab Beri Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan

potretmaluku.id, – Capaian enam desa yang berhasil terbebas dari praktik buang air besar sembarangan (Open Defecation Free – ODF), menjadi sorotan utama peringatan Hari Kesehatan Nasional di Halmahera Selatan tahun ini.
Pemkab Halmahera Selatan memberikan penghargaan kepada enam desa yang berhasil mencapai status Open Defecation Free (ODF) serta 15 tenaga kesehatan teladan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61, Senin, 17 November 2025.
Prosesi penyerahan berlangsung di halaman Kantor Bupati dan dipimpin langsung oleh Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.
Dalam sambutannya, Bupati menyatakan apresiasi pemerintah terhadap capaian desa dan dedikasi tenaga kesehatan yang telah bekerja menjaga kualitas layanan publik. Penghargaan tersebut, menurut dia, mencerminkan kemajuan berbagai program kesehatan masyarakat yang berjalan di tingkat desa.
Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasjim, mengatakan enam desa yang meraih status ODF masing-masing adalah Desa Maffa, Lalubi, Kupal, Silang, Madapolo Timur, dan Bokimiake.
Capaian ini, kata dia, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.
“Keberhasilan ini merupakan hasil edukasi kesehatan lingkungan serta komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan,” ujar Asia.
Selain desa ODF, Dinas Kesehatan memberikan penghargaan kepada 15 tenaga kesehatan teladan dan penanggung jawab program terbaik tahun 2025. Mereka dinilai memiliki rekam jejak kerja panjang, kedisiplinan, dan kontribusi signifikan pada layanan kesehatan daerah.
Para penerima penghargaan tersebut meliputi:
– Edi Ahmad Yani – PJ Program TBC PKM Jikohay
– Irsan Panese – PJ Program HIV PKM Babang
– Rahmat Saleh – PJ Program Imunisasi PKM Binoi
– Rini Lakue – PJ Program PTM PKM Jikohay
– Hasni Ladima – PJ Program Surveilans PKM Labuha
– Nurhayati La Benua – PJ Program Gizi PKM Laiwui
– Rahmatia Urip – PJ Program KIA PKM Laiwui
– Rahmawati Larvon – PJ Program Promkes PKM Sumber Makmur
– La Musa Rabanu – PJ Program Jiwa PKM Laiwui
– Rina Sahrudin – RS Pratama Bisui
– Muhammad Syukur Saiun – RS Umum Obi
– Heldiana Samar – PKM Wayaloar
– Ismail Subur – PKM Lolobata
– Ayu Eka Permatasari – RSUD Labuha
– dr. Priskilia Rosse Gratia Habel – RSUD Labuha
Asia Hasjim berharap penghargaan ini dapat memperkuat semangat tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. “Ini adalah bentuk pengakuan atas profesionalisme dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Halmahera Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat masih menjadi pilar utama keberhasilan program kesehatan di daerah.(JAY)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



