Hadiri Halal bi Halal HENA HETU, Hendrik Ajak Perkuat & Rawat Persaudaraan Antar Orang Basudara
potretmaluku.id – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menhadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan perhimpuna masyarakat adat Jazirah Leihitu (HENA HETU) di Islamic Center, Kota Ambon, Rabu (15/4/2026).
Hendrik menyampaikan, Halal Bihalal merupakan tradisi khas Indonesia setelah Idul Fitri untuk bersilaturahmi, bermaaf-maafan, dan mempererat persaudaraan (ukhuwah).
Makna Halal Bihalal itu mencakup rekonsiliasi sosial, penyucian diri dari dosa antarmanusia, dan memperkuat ikatan kekeluargaan. Untuk itu, Hendrik mengajak seluruh masyarakat Jazirah yang mencakup wilayah Leihitu, Salahutu dan Leihitu barat untuk memperkuat serta merawat persaudaraan antar orang basudara.
“Kita memiliki kepentingan untuk merawat perdamaian serta memperkuat persatuan antar orang basudara. Dalam konteks orang Maluku, itu merupakna hal yang sangat penting,” ujar Hendrik.
Menurutnya, kalau pemerintah mempunyai anggaran, program pembangunan fisik apa saja bisa sangat mudah dilakukan. Namun yang menjadi tantangan adalah bagaimana merawat hubungan-hubungan sosial, merawat kerukunan dalam bingkai orang basudara di Maluku.
Kata dia, Jazirah Leihitu merupakan wilayah yang memiliki potensi luar biasa di masa mendatang. Banyak objek wisata yang bisa dikembangkan. Jika dimanfaatkan secara baik, akan mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat.
“Karena itu, saya mengajak kita semua untuksenantiasa menjaga hubungan-hubungan sosial, merawat kerukunan dalam bingkai orang basudara di Maluku,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPP HENA HETU Jazirah, Saleh Hurasan mengimbau agar seluruh masyarakat Jazirah memperbaiki serta menghidupkan kembali adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur sebelumnya.
Hurasan juga mengajak semua pihak, khisusnya di wilayah Jazirah untuk saling memaafkan serta saling mengikhlaskan satu sama lain.
“Bukan karena kita lemah, tetapi karena kita sudah terlalu jauh dipengaruhi rasa benci,” ungkapnya.
Terkait konflik antar desa/negeri di wilayah Jazirah yang masih berlarut dan belum terselesaikan, lanjut Hurasan, HENA HETU meminta perhatian serius aparat keamanan untuk melakukan upaya penanganan secara cepat dan relevan.
“Upaya hukun yang adil dan transparan harus betul-betul ditegakkan agar memberikan efek jera terhadap para oknum atau pelaku kejahatan,” tegasnya.
Hurasan juga menyampaikan komitmen HENA HETU dalam mendukung seluruh program kerja pemerintahan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.
“HENA HETU akan tetap bersama dan mendukung, serta mengawal program kerja pemerintahan Lawamena,” tandas Hurasan. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



