Amboina

After Taste: Warteg Kekinian di Ambon yang Mengobati Rindu Anak Rantau

Bagi After Taste, makanan halal yang mereka sediakan, memang menjadi cara sederhana untuk mempertemukan banyak latar belakang. Apa yang awalnya sekadar menu tambahan, perlahan menjadi simbol kecil dari pertukaran budaya yang hidup di antara komunitas tersebut.

Bangunan rumah tua yang menjadi lokasi warung juga memberi karakter tersendiri. Alih-alih merombaknya habis-habisan, pengelola justru mempertahankan sebagian besar nuansa lamanya. Interiornya kemudian dipadukan dengan sentuhan modern yang sederhana. Hasilnya adalah ruang yang terasa unik: klasik, namun tetap segar.

Beberapa sudut rumah terasa seperti ruang keluarga. Di sudut lain, meja-meja kecil menjadi tempat orang bercakap panjang tentang pekerjaan, ide, bahkan mimpi-mimpi yang baru dirintis.

Lokasinya di Tanah Tinggi persis di Lorong Kadondong, juga membuat warung ini terasa seperti tempat berhenti sejenak dari kesibukan kota. Tidak terlalu ramai, namun cukup hidup untuk menghadirkan suasana hangat.

After Taste
Interior rumah tua di Tanah Tinggi Ambon yang disulap menjadi ruang makan nyaman dengan sentuhan klasik dan modern di After Taste.(Foto: Tiara)

Senja mengatakan, sejak awal Warung After Taste memang tidak hanya dibayangkan sebagai tempat makan.

“Kami ingin orang datang ke sini bukan cuma untuk makan atau minum. Tapi juga untuk ngobrol, diskusi, atau sekadar duduk santai. Suasananya seperti di rumah nenek hangat dan nyaman,” katanya.

Pelan-pelan, warung kecil ini mulai menemukan perannya. Ia bukan sekadar tempat mengisi perut, melainkan ruang pertemuan yang sederhana.

Di tengah kota yang terus bergerak, Warung After Taste seperti mengingatkan satu hal yang sering dilupakan orang: kadang yang dibutuhkan bukan tempat yang besar, tetapi ruang yang membuat seseorang merasa pulang.(Tiara)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis :
Editor :

Previous page 1 2 3

Berita Serupa

Back to top button