Amboina

After Taste: Warteg Kekinian di Ambon yang Mengobati Rindu Anak Rantau

Sore mulai turun di kawasan Tanah Tinggi, Ambon. Dari luar, sebuah rumah tua yang tampak sederhana dindingnya, masih menyimpan jejak usia.

Halaman depannya tidak terlalu luas. Namun dari dalam rumah itu, aroma masakan rumahan pelan-pelan menguar, bercampur dengan wangi kopi yang baru diseduh.

Di tempat inilah Warung After Taste membuka pintunya. Sebuah warung kecil yang pelan-pelan menjadi ruang singgah bagi mereka yang merindukan rasa rumah. Rumah tua itu kini disulap menjadi warung makan dengan konsep ala Warteg (Warung Tegal) kekinian.

Bagi sebagian orang, terutama anak-anak rantau di Ambon, atau mereka yang pernah hidup di Pulau Jawa, kehadiran warung ini seperti menemukan kembali potongan kecil dari kehidupan yang pernah mereka jalani.

After Taste
Rumah tua di Tanah Tinggi Ambon yang disulap menjadi ruang makan nyaman dengan sentuhan klasik dan modern di Warteg After Taste.(Foto: Tiara)

Belum lama dibuka, warung ini sudah mulai menarik perhatian. Beberapa datang karena penasaran, sebagian lagi karena mendengar kabar tentang “warteg di Ambon”. Tapi banyak pula yang akhirnya kembali lagi bukan semata karena makanannya.

Ada suasana yang membuat orang betah berlama-lama. Hangat, santai, dan akrab seolah sedang duduk di dapur rumah nenek.

Manager After Taste, Senja, mengatakan tempat ini lahir dari sebuah komunitas bernama After Taste. Komunitas ini memiliki kerinduan yang sama: menghadirkan ruang yang bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang perjumpaan.

“Warung ini lahir dari komunitas After Taste. Kami ingin tempat ini bisa jadi berkat bagi banyak orang, bukan hanya tempat makan, tetapi juga tempat orang bisa datang, berbagi cerita, dan merasa diterima,” ujar Senja.


Penulis :
Editor :

1 2 3Next page

Berita Serupa

Back to top button