Falsafah Ain Ni Ain Jadi Modal BKMT Rawat Harmoni di Maluku Tenggara
potretmaluku.id – Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun meminta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) memperluas cakupan gerakannya ke ranah sosial dan ekonomi, bukan lagi sebatas wadah pengajian atau kegiatan seremonial keagamaan.
Langkah ini dinilai mendesak untuk membendung krisis nilai dan penurunan moral generasi muda akibat derasnya arus informasi digital saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Thaher saat melantik Pengurus BKMT Kabupaten Maluku Tenggara Periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah Tahun 2026 di Langgur, Minggu, 14 Juni 2026.
Menurut Thaher, tantangan yang dihadapi masyarakat hari ini tidak melulu soal urusan ekonomi, melainkan juga meningkatnya sikap individualisme di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, ia berharap kepengurusan baru ini menjadi momentum untuk memperkuat dakwah sosial, pendidikan umat, serta pemberdayaan perempuan.
“Majelis taklim harus menjadi pusat pembinaan umat yang mampu menghadirkan Islam yang ramah, menyejukkan, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” kata Thaher.
Dalam upaya merawat harmoni di bumi Larvul Ngabal, Thaher juga mengingatkan pentingnya menjaga *Ain Ni Ain*—falsafah hidup masyarakat Kei yang bermakna persaudaraan.
Nilai adat ini dipandang sebagai modal sosial yang kokoh untuk memperkuat persatuan di tengah perubahan zaman yang dinamis.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen memperkuat sinergi dengan lembaga keagamaan melalui pelbagai program taktis.
Di antaranya adalah penguatan pendidikan agama berbasis keluarga, pemberdayaan ekonomi komunitas majelis taklim, peningkatan literasi digital keagamaan, serta penanaman nilai persaudaraan guna mengantisipasi potensi konflik sosial.
Di akhir sambutannya, Thaher menekankan bahwa indikator kemajuan suatu daerah tidak boleh hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik.
Kualitas moral, ketahanan iman, dan rekatnya ikatan sosial antarwarga merupakan fondasi utama yang tidak boleh diabaikan.
“Daerah akan maju bukan hanya karena bangunannya megah, tetapi karena iman masyarakatnya kokoh, persaudaraannya kuat, dan akhlaknya terjaga,” ujarnya.
Ia berharap BKMT periode ini mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Maluku Tenggara yang religius, cerdas, dan bermartabat.(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



