Maluku Tenggara

Wabup Maluku Tenggara Tekankan Adaptasi dan Literasi Digital bagi Lulusan STIA Langgur

potretmaluku.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di daerah, terutama dalam menghadapi percepatan transformasi digital dan tuntutan pasar kerja global. 

Dorongan itu mengemuka dalam Wisuda ke-XXI Tahun Akademik 2024/2025 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Langgur yang berlangsung di Balai Ohoi Langgur, Kamis, 20 November 2025.

Pada kegiatan tersebut, forum membahas penguatan regulasi pendidikan tinggi, termasuk penerapan Permendik Design Tech 39/2025 yang dinilai menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu tata kelola kampus. 

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, J.E. Lekatompessy, menyebut keberhasilan akreditasi perguruan tinggi sangat bergantung pada konsistensi Sistem Penjaminan Mutu Internal. Ia juga menekankan bahwa digitalisasi kampus menjadi prasyarat penting bagi lembaga pendidikan modern.

Bagian krusial dalam acara itu adalah penegasan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengenai kesiapan generasi muda menghadapi pasar kerja global. 

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, mengatakan lulusan perguruan tinggi perlu memiliki kemampuan adaptasi kuat serta literasi teknologi. 

“Kemampuan beradaptasi dan literasi digital adalah kunci agar lulusan dapat bertahan dalam persaingan global yang semakin kompleks,” ujarnya.

Viali menambahkan bahwa penguasaan kecerdasan buatan, data analytics, dan teknologi digital lainnya akan mendorong lahirnya peluang usaha baru di daerah. 

Pemerintah daerah, menurut dia, tengah memperkuat ekosistem inovasi melalui kolaborasi perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas lokal. Upaya itu diharapkan memberi ruang lebih luas bagi lulusan untuk membangun solusi kreatif bagi masyarakat Maluku Tenggara.

Lekatompessy menuturkan transformasi digital yang terarah dapat meningkatkan tata kelola kampus dan kualitas akademik jangka panjang, sekaligus mendukung praktik keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Ia menilai inisiatif digitalisasi harus berjalan paralel dengan penguatan kurikulum serta peningkatan kapasitas dosen.

Wisuda ke-XXI STIA Langgur ditutup dengan pesan agar lulusan tidak hanya bersaing di pasar tenaga kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button