AmboinaMalukuNasional

Soal Insiden Keracunan MBG, DPRD Ambon Minta Penempatan Ahli Gizi di Tiap SPPG

potretmaluku.id – DPRD Kota Ambon menaruh perhatian serius terhadap penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa, menyusul banyaknya kasus keracunan massal di Maluku, termasuk di SD Inpres 35 Ambon.

Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw mengaku prihatin dengan insiden keracunan yang menimpa belasan siswa dan dua orang guru di SD Inpres 35 Ambon usai menyantap MBG beberapa hari lalu.

“Jangan semata-mata memberikan fokus pada jumlah siswa atau jumlah sekolah yang terlayani. Tapi harus memberikan perhatian ekstra pada pencegahan yang berdampak pada kesehatan,”kata Laturiuw kepada potretmaluku.id, Senin (29/9/2025).

Politisi Partai Gerindra itu meminta agar ada penempatan ahli gizi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Permintaan ini muncul karena diduga masalah utama penyebab keracunan adalah belum tertatanya manajemen dapur secara baik dan pengawasan yang kurang ketat.

“Kehadiran tenaga ahli gisi pada masing-masing SPPG harus dipastikan ada. Soal higenis juga harus menjadi kriteria mutlak dan utama, karena layanan yang diberikan adalah makanan,”ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta supaya memperketat standar keamanan pangan serta mewajibkan sertifikat higienis dan sanitasi (SLHS) bagi setiap dapur SPPG.

Sebab, di SPPG itu bukan hanya soal kelengkapan peralatan yang dimiliki, melainkan ketersediaan tenaga yang kompetensi khusus seperti tenaga ahli, serta bahan-bahan yang digunakan, seperti air, bahan pangan dan lain-lain.

“Poin-poin itu yang harus mendapat perhatian ekstra. Kami berharap, tindakan pencegahan harus diutamakan, agar yang dialami siswa SD Inpres 35 itu tidak terjadi di sekolah lainnya,”tandasnya. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button