AmboinaHukum & KriminalMaluku

Soal Dugaan Korupsi dan Jual Beli Jabatan di Disdik Bursel, Kasipenkum Kejati Minta Sertakan Data

potretmaluku.id – Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Maluku, Ardy meminta pentingnya penyampaian data yang lengkap dalam setiap aksi demonstrasi.

Hal itu disampaikan menanggapi aksi unjuk rasa sejumlah aktivis terkait dugaan penyimpangan anggaran dan jual beli jabatan pada Dinas Pendisikan (Disdik) Kabupaten Buru Srlatan (Bursel).

Ardy mengaku, sebelumnya beberapa laporan sudah ditindaklanjuti bersama seorang pejabat. Namun mahasiswa harus lebih proaktif memberikan informasi pendukung agar penanganan laporan dapat berjalan optimal.

“Kami hanya minta kejelasan, ini anggaran tahun berapa dan sumber datanya apa. Jangan hanya menuntut, tetapi tidak memberikan ruang dan informasi yang kami butuhkan untuk melakukan penyelidikan,”ujar Ardy di hadapan aktivis, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, tuntutan yang disampaikan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Rakyat (Gempar) belum disertai rincian mengenai tahun anggaran, pos anggaran, maupun nama-nama pihak yang diduga terlibat yang sangat dibutuhkan untuk proses penegakan hukum.

“Kami butuh nama-nama supaya bisa masuk. Tapi sampai sekarang adik-adik hanya demo tanpa data pendukung. Kedepan kalau mau gelar aksi, mari kita duduk audiensi dulu agar tuntutannya jelas dan berkualitas,” ujarnya.

Dia menyebut, Kejati Maluku tidak melarang demonstrasi, namun aspirasi harus disampaikan secara terukur dan berdasarkan data faktual agar tidak berpotensi menimbulkan kriminalisasi terhadap pihak tertentu.

Merujuk pada PP Nomor 43 Tahun 2018 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya Pasal 9 ayat (4), yang menekankan perlunya keberanian dan kelengkapan informasi dari setiap pelapor.

Ardy berharap, aktivis mendahulukan audiensi dengan Kejati sebelum melakukan aksi unjuk rasa, agar data dapat diverifikasi sebelum disampaikan ke publik.

“Jangan sampai tuntutan adik-adik justru menyeret kami pada posisi yang dianggap menjatuhkan orang tertentu, mari sama-sama. Kami siap mengajarkan cara membuat laporan yang benar agar aspirasi tidak salah arah,”tandasnya. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button