Maluku Tenggara

Respons Cepat Bupati Maluku Tenggara Tangani Banjir Diapresiasi FPMM

potretmaluku.id – Hujan berturut-turut yang mengguyur wilayah Kei Besar dalam beberapa hari terakhir memaksa sejumlah desa terendam banjir.

Di tengah situasi itu, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun bergerak cepat membentuk tim darurat bencana untuk merespons kondisi warga.

Curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat sejumlah desa di Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, terendam banjir. 

Desa-desa seperti Weduar, Ohoiwait, Ohoiel, Ngefuit, Werka, Udar, Wetuar, Harangur, Ohoirenan, Tamangil Nuhutenan, Hoor, hingga Banda Ely Ui Jaya Suku 30 berada dalam kondisi rawan.

Pemerintah daerah merespons cepat dengan membentuk Tim Darurat Bencana untuk menangani situasi di lapangan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Front Pemuda Muslim Maluku (DPD FPMM) Malra, Budi Iwan, mengatakan langkah cepat yang dilakukan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. 

“Kami mengapresiasi tinggi Bapak Bupati,” kata Iwan, melalui keterangan tertulis yang diterima Selasa, 3 Juni 2025.

Tim darurat yang dibentuk pemerintah bergerak mendata warga terdampak, mengevakuasi penduduk dari zona berbahaya, serta menyalurkan bantuan darurat berupa makanan, air bersih, dan obat-obatan. Pemerintah daerah juga menyiapkan tenaga medis untuk mencegah penyebaran penyakit akibat genangan air.

Menurut Iwan, upaya itu menunjukkan bahwa penanganan bencana dilakukan secara terkoordinasi dan menyentuh kebutuhan paling dasar warga. 

“Langkah ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi, FPMM Maluku Tenggara mengajak elemen pemuda dan masyarakat untuk turut membantu warga yang terdampak banjir. Organisasi tersebut menyatakan siap terlibat dalam gerakan solidaritas dan mendukung proses pemulihan pascabencana.

“Kami mengimbau semua pihak untuk bahu-membahu bersama pemerintah dan organisasi lain dalam aksi kemanusiaan ini,” kata Iwan.

Hingga kini, tim darurat masih terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi di desa-desa yang terdampak. Pemerintah daerah menyebut distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sembari memastikan jalur logistik tetap dapat dilalui.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button