MalukuPerempuan & Anak

Polda Maluku Tangkap Buronan Kasus Kekerasan Seksual, GBPM Beri Apresiasi

Lusi Peilouw mengatakan, pihaknya bertemu dengan Kapolda Maluku pada 12 Januari 2026, dan Kapolda menyatakan komitmen tegas untuk mencari dan menemukan DPO tersebut. “Kami menggantungkan harapan pada beliau, dan itu terwujud nyata. Terima kasih banyak, Jenderal,” ucap Lusi.

Pendamping korban, Othe Laisina/Patty, juga menyampaikan apresiasi atas kinerja polisi. Ia berterima kasih kepada Kepala Unit PPA Polda Maluku AKP Ien Siwabessy karena turut membantu kebutuhan sehari-hari korban selama tinggal di Rumah Aman berbasis komunitas yang dikelola mandiri.

Direktur Yayasan Peduli Inayana Maluku (YPIM) itu mengatakan, selama lebih dari dua tahun pihaknya selalu diyakinkan oleh Kanit PPA, Kabid Humas Polda AKBP Rositah Umasugi, juga kapolda, bahwa tim Polda Maluku selalu melakukan pemantauan dan pengintaian, bahkan saat hari libur seperti Natal dan Idul Fitri.

Linda Holle dari Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku menyatakan GBPM terus mendukung kerja penegakan hukum terhadap Royke Marthen Madobaafu oleh Polda Maluku, hingga nantinya pelimpahan kasus ke kejaksaan dan penetapan putusan hukum tetap kepada pelaku oleh hakim.

Sekretaris GBPM itu juga berterima kasih kepada masyarakat Taniwel yang ikut mendukung kerja tim Polda Maluku dalam meringkus Royke Marthen Madobaafu. Ia juga mengingatkan bahwa dukungan kepada korban masih sangat dibutuhkan, karena ada banyak orang yang mendukung pelaku, dan berseberangan dengan perjuangan penegakan hukum dan keadilan bagi korban, terutama di desa asal korban.

Aktivis GMKI Cabang Ambon, Apriansa Atapary, menyampaikan terima kasih kepada jurnalis dan media massa yang mendukung korban kekerasan seksual, dan kerja-kerja aktivisme melalui karya jurnalistik mereka.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button