Dorongan Akademisi untuk RUU Masyarakat Hukum Adat
Langkah Boy dalam memperjuangkan hak ulayat mendapat dukungan penuh dari kalangan akademisi di Maluku. Dr. M. H. Pentury, S.Pi., M.Si., Wakil Rektor I UKIM, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan berupa literatur dan kajian ilmiah guna mempercepat terbitnya UU Masyarakat Hukum Adat.
“Kami mendukung penuh langkah senator dan siap berkontribusi dalam bentuk pemikiran maupun saran akademis,” tegas Pentury.
Tantangan Lulusan dan Ketersediaan Lapangan Kerja
Tidak hanya hak ulayat, isu ketenagakerjaan juga menjadi perhatian. Menurut Drs. David M. Salakory, M.Si., Wakil Rektor III UKIM, setiap tahun jumlah lulusan perguruan tinggi di Maluku terus meningkat, tetapi tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja.
“Maluku membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Boy berjanji untuk membawa persoalan ini ke tingkat nasional guna mendorong peningkatan perhatian terhadap pembangunan ekonomi di Maluku.
“Saya akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan peluang kerja baru dan memastikan lulusan perguruan tinggi di Maluku dapat berkontribusi lebih maksimal,” katanya.
Harapan untuk UU Provinsi Kepulauan dan Kebijakan Transportasi Mahasiswa
Dalam diskusi, Rektor UKIM juga mengajukan saran agar pemerintah mendorong terbitnya UU Provinsi Kepulauan. Undang-undang ini diharapkan dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk daerah-daerah seperti Maluku yang memiliki tantangan geografis unik.
Selain itu, ia menyarankan agar pemerintah memberikan fasilitas transportasi laut gratis bagi mahasiswa saat hari raya keagamaan.
“Mahasiswa harus mengeluarkan biaya besar untuk pulang kampung. Kebijakan ini akan sangat membantu mereka,” tambah Hetharia.
Komitmen Boy Latuconsina untuk Perubahan Nyata
Rapat kerja Komite I DPD RI bersama Mendagri menjadi tonggak penting dalam memperjuangkan berbagai isu di Maluku.
Mulai dari ketimpangan dukungan perguruan tinggi hingga konflik hak ulayat, senator muda Boy Latuconsina menunjukkan komitmennya untuk membawa perubahan.
Didukung oleh kalangan akademisi dan masyarakat, Boy optimistis perjuangan ini akan membuahkan hasil yang signifikan bagi masyarakat Maluku.
Harapan untuk regulasi yang lebih adil dan peningkatan kesejahteraan semakin nyata, terutama dengan hadirnya pemimpin muda yang berani seperti Boy.(*/JAY)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



