Meski demikian Ibu Nety adalah seorang dosen yang berhati baik, dimana selalu memberikan motivasi kepada orang-orang dekatnya, untuk mencapai sukses. Masih teringat ketika di tahun 2021 lalu saya setiap saat dinasehatinya untuk segera menyelesaikan studi pada Program Doktor Administrasi Publik (AP) di Universitas Negeri Makassar (UNM), “eh ade Jen itu ale pung promotor tiap saat tanya ale, antua bilang kapan ale mau ka Makassar selesaikan ale pung S3.”
Saya dan Ibu Nety bersama kawan-kawan yang lainnya memulai kuliah S3 AP di UNM sejak tahun 2014 lalu, dan karena ketekunannya ia selesai lebih dulu dari kami. Sebagai kawan dosen senior yang tamat kuliah S3 lebih dulu, tentu ia memiliki kewajiban moral untuk memberikan motivasi kepada saya, dan sahabat-sahabat lainnya, yang belum tamat studi S3-nya agar segera cepat menyelesaikannya.
Baca Juga: Pribadi Smart dan Humble, Dr. Rakib Sahubawa Pj Bupati Malteng
Sebenarnya keberhasilan Ibu Nety dalam menyelesaikan studi S3 AP di UNM memotivasi kita untuk segera menyelesaikan studi. Kita sesama teman sering kali berkumpul, dan katakan, “kalau Ibu Nety bisa selesai, katong jua harus bisa selesai, masa antua yang su senior bisa sedang katong yang masih muda ini seng bisa.” Perkataan itulah yang sering teringat di memori dan sanubari kita, agar segera mentaskan kuliah.
Pada awal bulan ini dalam suatu kesempatan saya bertemua dengannnya di kampus Fisip Unpatti, ia katakan ”beta tinggal tunggu-tunggu saja ni ade doktor Jen, seng lama lai beta akan dikukuhkan sebagai guru besar.” Dan kata-katanya itu menemui kenyataannya, karena pada Senin 02 Oktober 2023 nanti bertempat di Auditoruim Gedung Rekotrat Unpatti lantai dua, ia akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Dalam Bidang Administrasi Negara.
Dalam pengukuhannya tersebut ia akan membacakan orasi ilmiah, dengan judul : ”Kepemimpinan Perempuan : Peran Nilai dan Tantangan di Maluku.” Pada akhirnya dosen ”tegas” yang berhati baik, dimana selalu memberikan motivasi kepada orang-orang dekatnya untuk sukses itu pun benar-benar meraih Guru Besar. Suatu pencapaian yang tidak muda, dimana butuh perjuangan disertai dengan doa. Congratulation untuk Prof. Dr. Dra. Petronela Sahetapy, M.Si.(*)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



