PendapatPendidikan & Kesehatan

Lanskap Pendidikan Karakter Kita

PENDAPAT

Terlepas dari itu, pelaksanaan pendidikan di tanah air, tentu tidak hanya berkutat menyangkut dengan penyediaan inpratstruktur pendidikan, yang memadai bagi generasi muda bangsa saja, yang diikuti dengan outputnya yakni bertambahnya pengetahuan generasi muda bangsa, yang menyangkut dengan penguasaan ilmu pengetahuan.

Namun lebih dari itu, mampu menghasilkan generasi muda bangsa yang berkarakter sebagai hasil dari pelaksanaan pendidikan itu sendiri.

Hal ini menandaskan kepada kita bahwa, substansi penting dari pendidikan yaitu pendidikan karakter bagi generasi muda bangsa. Pasalnya dengan pendidikan karakter bagi para generasi muda bangsa, akan berdampak pada perilaku mereka dalam kehidupan bermasyarakat pada hari ini, dan pada masa yang akan datang, sekaligus memiliki dampak positifnya kepada kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pasalnya generasi muda bangsa tersebut merupakan pewaris masa depan bangsa, yang turut menjadi penentu dari maju tidaknya bangsa dan negara pada hari esok.

Relevan dengan itu, Suyanto (2010) mangatakan bahwa, pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action).

Pendapat serupa dikemukakan Muslich (2011) bahwa, pendidikan karakter adalah suatu sistem pemahaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil.

Dari berbagai pendapat dimaksud menandakan kepada kita begitu pentingnya pendidikan karakter bagi genarasi muda bangsa dari TK, SD, SLTP, SLTA sampai dengan PT, yang mencakup komponen : pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai. Oleh karena itu, untuk mencapai keberhasilan dari implementasi pendidikan karakter bagi generasi muda bangsa, diperlukan adanya kolaborasi dari level keluarga, Pemerintah dan para stakeholder terkait dalam bidang pendidikan.

Pasalnya keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter bagi generasi muda bangsa merupakan tanggujawab bersama. Hal ini berkaitan dengan pencapaian pendidikan karkater itu sendiri, dimana tidak hanya untuk kepentingan pribadi generasi muda bangsa dan keluarganya semata.

Tapi juga untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa yang akan datang. Dimana baiknya kehidupan bangsa dan negara pada waktu yang akan datang, sangat tergantung pada genarasi muda bangsa, yang akan mengambil peran-peran startegis baik itu secara personal dan secara umum di tengah-tengah kehidupan bangsa dan negara.

Secara spesifik Pimpinan Pusata (PP) Muhamadiyah (2009) mengemukakan ciri-ciri karakter SDM yang kuat meliputi: 1) religious, yaitu memiliki sikap hidup dan kepribadian yang taat beribadah, jujur, terpercaya, dermawan, saling tolong menolong, dan toleran; 2) moderat, yaitu memiliki sikap hidup yang tidak radikal dan tercermin dalam kepribadian yang tengahan antara individu dan sosial, berorientasi materi dan ruhani serta mampu hidup dan kerjasama dalam kemajemukan;


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2 3 4Next page

Berita Serupa

Back to top button