Amboina

Kasus Penganiayaan Anjing Foni di Ambon Berakhir Damai

potretmaluku.id – Tindak penganiayaan terhadap seekor anjing bernama Foni milik Adriana Riruhena oleh Barce Roy Kudubun, warga Kayu Tiga, Kecamatan Sirimau berakhir damai.

Kepada potretmaluku.id, Selasa (25/1/2022), Kapolsek Sirimau, AKP Mustafa menjelaskan, pihaknya sudah melakukan mediasi terhadap pemilik anjing dan pelaku penganiayaan.

Dalam percakapan bersama, pelaku telah menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik anjing atas kesalahannya, serta mengganti rugi barang yang dirusaknya yaitu sebuah pesawat TV dan memberi anak anjing miliknya, sebagai tanda permintaan maaf pelaku, dan pemilik anjing Foni menerimanya.

” Mereka sudah berdamai, dan masalah sudah selesai,” kata Mustafa.

Ditanya soal, pelaku yang dibebaskan, Mustafa menegaskan pihaknya tidak membebaskan pelaku, tetapi menerima laporan dan memediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Menurut Mustafa, hukuman terhadap kasus ini tergolong ringan, namun sebagai pengayom masyarakat, bertanggung jawab untuk memediasi dalam sebuah penyelesaian damai.

IMG 20220126 001034
Kapolsek Sirimau AKP Mustafa.(Foto: potretmaluku.id/Wehelmina Nussy)

“Saya tidak pernah lalai dalam menjalankan tanggung jawab. Saya tidak membebaskan, tapi memediasi, sebelum sampai di tingkat hukum,” jelasnya.

Menurt dia, ada hirarki yang saya lakukan yakni, memediasi persoalan ini secara bersama. Jika nanti dalam proses mediasi pihak korban masih bersih keras untuk meminta dihukum, maka keputusan itu pun dilakukan.

“Namun selama tidak ada tuntutan, maka pihak kepolisian akan mengambil jalan, mendamaikan kedua belah pihak,” terangnya.

Seperti diketahui, sebelumnya terjadi penganiayaan terhadap seekor anjing hingga mati yang diduga dilakukan oleh seorang pria bernama Roi pada Rabu (20/1/2022). Anjing bernama Foni itu ditemukan dengan leher tergantung di depan rumah dengan luka bacok di kepala. Mengetahui kejadian ini, sang pemilik anjing ketika itu langsung melapor ke polisi untuk diproses hukum.(WEH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button