Perempuan & AnakSeram Bagian Barat

Kapolsek Manipa Kumpulkan Anak Jalanan Binaan untuk Pencegahan Kriminal

Penyebutan lem aibon sebagai salah satu zat adiktif yang sering digunakan anak jalanan, menunjukkan pemahamannya yang mendalam tentang realitas di lapangan.

Pendekatan ini juga menunjukkan bahwa pembinaan tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan sosial anak-anak jalanan tersebut.

Mangare juga memberikan apresiasi kepada para pengasuh yang telah merawat anak-anak binaannya selama dirinya tidak berada di Kota Ambon karena tugas sebagai anggota Polri. 

Pengakuan ini penting mengingat peran para pengasuh yang sangat vital dalam keberlangsungan program pembinaan.

“Walaupun dengan keterbatasan dan lain-lain, tapi tetap semangat dalam membina, membentuk demi anak-anak yang bermanfaat, dan berguna bagi nusa dan bangsa. Terutama lingkungan masyarakat dan pergaulan,” ungkapnya.

Pernyataan ini mencerminkan kesadaran bahwa program sosial seperti Rumah Singgah Sahabat Melindungi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan tidak bisa hanya mengandalkan satu orang saja.

Mangare juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan program pembinaan ini. 

“Rumah Singgah Sahabat Melindungi akan selalu berkembang, dan bertumbuh, atas dukungan bersama adik-adik, para pengasuh dan semua orang baik. Tetap semangat,” tandasnya.

Model Pencegahan Kriminal Berbasis Pembinaan Sosial

Inisiatif yang dilakukan IPDA Edwin Richardo Mangare ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pencegahan kejahatan. 

Pendekatan yang mengkombinasikan peran kepolisian dengan program sosial menunjukkan pemahaman bahwa masalah kriminalitas memiliki akar yang kompleks dan membutuhkan solusi yang komprehensif.

Rumah Singgah Sahabat Melindungi yang didirikannya menjadi bukti bahwa anggota Polri dapat berperan lebih dari sekadar penegak hukum, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang proaktif dalam mencegah kejahatan.

Program pembinaan rutin yang dilakukan juga menunjukkan komitmen jangka panjang dalam menangani isu anak jalanan, bukan hanya sebagai respons sesaat terhadap masalah yang muncul.

Keberhasilan program ini tentunya akan sangat bergantung pada konsistensi pembinaan, dukungan dari berbagai pihak, dan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan tantangan yang dihadapi anak-anak jalanan di masa depan.(TIA)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis :
Editor :

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button