potretmaluku.id – Komisi II DPRD Kota Ambon mendorong pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di tingkat SMP Negeri 9 Kota Ambon.
Ketua Komisi II, Nathan Polanda mengaku telah didatangi oleh pihak komite SMP Negeri 9 Ambon yang mengeluhkan soal sarana dan prasarana yang belum terpenuhi usai direhab beberapa waktu lalu.
“Sebagaimana disampaikan pada pertemuan tadi, bahwa setelah direhab, ternyata SMP 9 masih kekurangan sarana dan prasarana penunjang,”kata Polanda kepada potretmaluku.id, Selasa (15/7/2025).
Kata dia, di sekolah tersebut masih terdapat banyak kekurangan, baik soal ruangan, sarana olahraga, kekurangan guru dan juga sejumlah fasilitas penunjang lainnya seperti meja-kursi bagi siswa, laboratorium, termasuk drainase dan juga toilet.
Menurutnya, fasilitas yang memadai sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang efektif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita akan koordinasikan ke Dinas Pendidikan Kota Ambon agar masalah tersebut bisa dipenuhi,”ujarnya.
Terkait dengan drainase, Komisi II telah berinisiatif untuk dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lewat pokok pikiran para anggota. Sedangkan perlengkapan lainnya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan setempat.
Sementara terkait kurangnya tenaga pengajar atau guru, di SMP 9 Ambon, pihaknya mendorong agar segera dipenuhi oleh dinas pendidikan.
“Tentu kami akan terus mendorong ini agar bisa terpenuhi. Kita akan lakukan kunjungan langsung k SMP Negeri 9 untuk memastikannya,”tandas Nathan. (SAH)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



