AmboinaPendidikan & Kesehatan

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Mulok Musik Diterapkan di SD dan SMP

potretmaluku.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, yang menerapkan kurikulum muatan lokal (Mulok) musik di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kurikulum itu mulai diajarkan di sekolah, pada Oktober 2021 ini.

Meski begitu, tak semua sekolah menerapkan kurikulum itu hanya ada 10 sekolah, yang terbagai atas lima SD dan lima SMP.

Kepada potretmaluku.id, Hilmar menuturkan, upaya Pemkot Ambon memasukan kurikulum muatan lokal musik ke sekolah, merupakan kewajiban setelah Kota Ambon ditetapkan sebagai City of Music oleh Unesco pada 2019 lalu.

“Bagus sekali, memastikan bahwa kegiatan musik di Kota Ambon tetap hidup,” ujar Hilmar ketika dihubungi melalui telepon selulernya Rabu (6/10/2021).

Dia menyatakan, tentunya ada konsekuensi dan kewajiban terutama dari Pemerintah Kota Ambon yang harus memastikan musik Kota Ambon tetap hidup.

Oleh karena itu, langkah mengintegrasikan musik dengan lembaga pendidikan adalah langkah yang sangat tepat. “Bakat penyanyi di Kota Ambon sangat banyak dan bagus,” ujarnya.

Kurikulum muatan lokal musik ini bahan ajarnya telah tersedia termasuk tenaga pengajar, berjumlah 20 orang dari berbagai latar belakang.

Sejumlah 20 guru itu, nanti mengajar di SD Inpres 22 Batu merah, SD Inpres 19 Waihaong, SDN Amahusu, SDN Tuni dan SDN Rutong.

Sedangkan di SMP, yakni SMP Negeri 11 Amahusu, SMPN 10 Soya, SMPN 8 Hutumuri, SMPN 15 Hative Besar dan SMPN 2 Waihaong.

Dengan penerapan kurikulum tersebut, kata Hilmar, mudah mendeteksi bakat nyanyi anak sejak dini sekaligus mendukung rencana Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy yang ingin mendirikan konservatori musik.

Hilmar berharap, rencana Wali Kota Ambon bisa segera terwujud. Sebab dia mengakui sudah berulang kali berdiskusi tentang rencana tersebut bersama Wali Kota Ambon.”Saya berharap tidak terlalu lama lagi, bisa terwujud,” harapnya.

Sejak awal, dukungan sudah diberikan oleh Kemendikbud dengan melakukan sejumlah kegiatan, seperti festival dan lainnya. Apalagi ada Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya di Kota Ambon, Maluku, yang selalu memberikan dukungan.(BAR)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button