Bupati Malra Ajak Warga Teguhkan Semangat Kebangsaan di Hari Lahir Pancasila
potretmaluku.id – Di bawah langit pagi yang teduh di Lapangan Upacara Kodim 1503 Tual, ratusan peserta berdiri tegap saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dimulai.
Dari podium utama, Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, memimpin jalannya upacara dengan penekanan pada urgensi merawat nilai Pancasila di tengah perubahan zaman.
Dalam amanatnya, Hanubun menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar rumusan hukum negara, melainkan “jiwa bangsa” yang menuntun cara hidup masyarakat Indonesia. “Pancasila bukan hanya teks dalam Pembukaan UUD 1945, melainkan pedoman hidup bersama,” katanya.
Hanubun menyebut Pancasila sebagai rumah besar yang merangkul keberagaman Indonesia. Dari ratusan identitas suku, agama, hingga budaya, seluruhnya dipersatukan oleh nilai-nilai yang telah menjadi landasan kehidupan berbangsa selama puluhan tahun.
“Kebinekaan tidak boleh dilihat sebagai jarak, tetapi sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan,” ujarnya.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, menandai ajakan agar masyarakat tidak hanya mengenang nilai-nilai tersebut, tetapi juga mengamalkannya dalam keseharian.
Bupati menilai bahwa tantangan sosial hari ini menuntut publik untuk semakin teguh memegang prinsip moral, tidak hanya mengejar indikator kemajuan ekonomi semata.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Tenggara menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam menghadapi dinamika zaman.
“Marilah kita memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” kata Hanubun.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan bangsa tidak hanya diukur melalui angka statistik, melainkan melalui keteguhan masyarakat menjaga nilai-nilai kebijaksanaan, saling menghormati, dan gotong royong sebagai inti Pancasila.(TIA)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi



