Amboina

Budaya dan Jenama Ambon dalam Integrated City Planning: Identitas, Kreativitas, dan Keberlanjutan

PENDAPAT

Penerapan program ICP  yang mempertimbangkan budaya lokal dapat membantu menciptakan kota yang:

  • Inklusif: Kota yang memperhatikan kebutuhan dan nilai-nilai masyarakat lokal.
  • Sustainable: Kota yang berkelanjutan dan memperhatikan lingkungan sekitar.
  • Kreatif: Kota yang mendorong kreativitas dan inovasi.
  • Berbudaya: Kota yang mempertahankan dan mempromosikan budaya lokal.

Khususnya dalam membicarakan kota Ambon sebagai City of Music, maka jenama/branding dapat memainkan peran penting dalam program ICP dengan beberapa cara:

  1. Menciptakan identitas kota: Jenama kota dapat membantu menciptakan identitas yang unik dan berbeda dari kota lainnya, sehingga meningkatkan daya tarik kota bagi wisatawan dan investor.
  2. Meningkatkan citra kota: Jenama kota dapat membantu meningkatkan citra kota dengan menampilkan nilai-nilai dan kelebihan kota, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kebanggaan masyarakat, sebagai contoh: jenama Ambon City of Music.
  3. Meningkatkan pariwisata: Jenama kota dapat membantu meningkatkan pariwisata dengan menampilkan atraksi dan kegiatan yang unik dan menarik seperti 10 lokasi pariwisata musik kota Ambon.
  4. Meningkatkan investasi: Jenama kota dapat membantu meningkatkan investasi dengan menampilkan kelebihan dan potensi kota, sehingga menarik investor untuk berinvestasi di kota.
  5. Meningkatkan kohesi sosial: Jenama kota dapat membantu meningkatkan kohesi sosial dengan menampilkan nilai-nilai dan tradisi masyarakat, sehingga memperkuat rasa komunitas.

Program Integrated City Planning (ICP), dirancang dalam berbagai elemen pembangunan dan pengembangan untuk mendukung kota-kota menjadi lebih berkelanjutan, layak huni, dan berdaya saing. Salah satu fokus utama adalah pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi.

Kota Ambon merupakan salah satu dari 10 kota pilot project penerapan ICP. (https://www.goodnewsfromindonesia.id/2024/12/10/integrated-city-planning-di-indonesia-tantangan-dan-peluang-di-10-kota-pilot).

Dalam penerapan program Integrated City Planning, sudah selayaknya jenama kota diintegrasikan kedalam perencanaan dan pembangunan kota, seperti:

  • Desain arsitektur: Jenama kota dapat diintegrasikan dengan desain arsitektur bangunan dan ruang publik.
  • Penggunaan ruang: Jenama kota dapat diintegrasikan dengan penggunaan ruang publik, seperti taman dan plaza.
  • Kegiatan ekonomi: Jenama kota dapat diintegrasikan dengan kegiatan ekonomi kota, seperti pariwisata dan industri kreatif.

Dengan demikian, jenama dan budaya kota dapat menjadi aspek penting dalam perencanaan kota yang terintegrasi (ICP). Pembangunan kota Ambon yang ramah lingkungan dan sesuai lanskap pulau Ambon perlu menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai jukulele tidak lagi berbunyi karena pantai dan ombak yang sudah hilang. Bukan hanya jukulele, imajinasi dan intusisi anak pulaupun bisa punah.(*)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Previous page 1 2

Berita Serupa

Back to top button