Bodewin Wattimena Harap Festival Benteng Victoria Digelar Setiap Tahun
potretmaluku.id – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, berharap Festival Benteng Victoria dapat digelar setiap tahun sebagai agenda budaya tetap di Kota Ambon.
Harapan itu disampaikan Bodewin saat menutup perhelatan festival yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Sabtu malam, 18 Oktober 2025.
Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Maluku itu bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga upaya penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian warisan sejarah, khususnya Benteng Victoria sebagai cagar budaya nasional.
“Kita akan bekerja sama agar event ini dapat berjalan rutin di Kota Ambon setiap tahun,” kata Bodewin.
Wali Kota Bodewin menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif.
Ia menilai, kegiatan budaya seperti festival ini dapat memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia UNESCO sekaligus memberi ruang bagi pelaku seni dan UMKM lokal.
“Event seperti ini penting, pertama untuk mengingatkan warga agar peduli pada pelestarian cagar budaya, dan kedua untuk memberikan hiburan melalui seni musik dan tarian, sebagai bagian dari kontribusi BPK Wilayah XX bagi Ambon City of Music,” ujarnya.
Festival Benteng Victoria 2025 berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober, dengan berbagai kegiatan budaya dan ekonomi kreatif.
Agenda festival meliputi karnaval kebudayaan yang diikuti 13 paguyuban Maluku dan Nusantara, pameran kebudayaan dari 15 daerah lintas Indonesia, permainan tradisional rakyat, partisipasi 34 UMKM lokal, serta pagelaran budaya oleh 10 kelompok seni binaan BPK Wilayah XX.
Festival ini juga menghadirkan sejumlah artis lokal dan nasional, serta mendapat dukungan dari komunitas literasi Satu Cerita.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dan memiliki tiga tujuan utama: memperingati Hari Kebudayaan Nasional, mendukung pemanfaatan benteng bersejarah sebagai ruang publik budaya, dan memperkuat posisi Ambon sebagai kota kreatif berbasis musik dan waterfront city.
Dengan dukungan lintas lembaga dan komunitas, Pemerintah Kota Ambon berharap festival tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten memperkuat citra kota sebagai pusat kebudayaan dan kreativitas di kawasan timur Indonesia.(TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi


