AmboinaMalukuParlemen

17 Warga Air Salobar Dicoret dari Bansos Gegara Desil, Rovik Soroti Data BPS

potretmaluku.id – Sebanyak 17 warga Air Salobar, Kota Ambon, harus kehilangan bantuan sosial (Bansos) setelah masuk dalam kategori Desil 6 atau tingkat menengah-sejahtera.

Persoalan tersebut mencuat saat Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Air Salobar, Kamis (3/9/2026).

Warga mempertanyakan penerapan data Desil sebagai salah satu dasar penentuan penerima Bansos. Mereka menilai kondisi ekonomi riil masyarakat belum sepenuhnya tergambar dalam klasifikasi tersebut.

Ironisnya, sebagian besar dari 17 warga yang terdampak merupakan buruh pelabuhan. Kondisi itu menjadi perhatian Rovik yang menilai mekanisme perhitungan kesejahteraan perlu melihat kemampuan ekonomi warga secara lebih utuh.

“Fenomena Desil ini bukan hanya di Air Salobar, tetapi juga seluruh Indonesia,” kata Rovik.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh hanya dilihat dari besaran pendapatan warga. Biaya kebutuhan dasar dan kondisi ekonomi sehari-hari juga harus menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah seseorang benar-benar berada dalam kategori mampu atau tidak.

“Cara perhitungan Badan Pusat Statistik sangat keliru. Pendapatan warga perbulan harus dihitung dengan pengeluaran kebutuhan dasar sesuai harga pasar,” ujarnya.

Reses tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Rovik untuk menampung langsung berbagai keluhan warga. Selain persoalan Bansos, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur permukiman, fasilitas sosial hingga perbaikan rumah ibadah.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Kota Ambon, Rovik memastikan aspirasi tersebut akan diperjuangkan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button