AmboinaMaluku

Jelang Lebaran 2026, DPRD Maluku Kawal Ketat Pasokkan BBM dan Bapok

potretmaluku.id – Komisi II dan Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat koordinasi bersama BUMN, BUMD dan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Maluku di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku, Kamis (5/3/2026).

Rapat tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga stabilitas pasokan, baik terhadap bahan pokok (Bapok) maupun bahan bakar minyak (BBM) dan energi listrik jelang lebaran idul fitri.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku yang juga Koordinator Komisi III, Johan Lewerissa, menyampaikan bahwa kondisi geopolitik global saat ini turut mempengaruhi pergerakan harga komoditas internasional, khususnya minyak, yang berdampak pada dinamika pasokan di dalam negeri.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang lebaran idul fitri.

“Kita memahami bahwa menjelang hari raya, permintaan masyarakat akan meningkat secara signifikan. Karena itu, semua pihak harus berperan aktif memastikan pasokan bahan pokok, energi, bahan bakar minyak (BBM), dan listrik tetap tersedia dan mudah diakses oleh masyarakat,”kata Johan.

Dia menyebut, masing-masing perwakilan instansi telah memaparkan kesiapan dan langkah antisipasi, .ulai dari pengamanan jalur distribusi, mekanisme pengawasan harga di tingkat daerah, hingga skenario mitigasi apabila terjadi gangguan pada rantai pasokan kebutuhan masyarakat.

Kata dia, DPRD juga berkomitmen mengambil langkah tegas terhadap berbagai praktik yang merugikan masyarakat, seperti penimbunan barang maupun upaya mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan momentum perayaan keagamaan.

Dia berharap rapat koordinasi itu dapat memperkuat sinergi antar lembaga sehingga seluruh masyarakat Maluku dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian.

“Kepastian dan transparansi informasi dari pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat. Kami tidak akan mengizinkan ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sendiri,”tandasnya. (SAH)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button