Maluku Tenggara

Legalitas Kapal dan E-Logbook Dorong Modernisasi Nelayan Maluku Tenggara

potretmaluku.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual dan GF6 CFI Indonesia meluncurkan program pemberdayaan nelayan kecil melalui penerbitan Pas Kecil, Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP), serta pelatihan penggunaan E-Logbook.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat dasar legal usaha perikanan sekaligus mendorong digitalisasi sektor tangkap.

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan bahwa legalitas kapal merupakan pintu masuk bagi nelayan untuk meningkatkan taraf hidup.

Menurut dia, dokumen resmi bukan sekadar syarat administrasi, melainkan “tiket utama” menuju akses permodalan, asuransi, hingga program peningkatan kapasitas.

“Dengan memiliki Pas Kecil dan TDKP, nelayan kita bisa mengakses bantuan permodalan, asuransi, hingga program peningkatan kapasitas. Ini langkah awal membangun kelembagaan usaha bersama yang kuat di Maluku Tenggara,” ujar Rahantoknam dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin (1/9/2025).

Selain pengurusan legalitas kapal, pelatihan E-Logbook menjadi agenda utama. Rahantoknam menilai pencatatan digital hasil tangkapan penting untuk menghasilkan data perikanan yang akurat dan transparan.

Data tersebut, katanya, akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

“Laut kita kaya, dan dengan data yang baik, kekayaan itu bisa kita kelola untuk generasi sekarang dan yang akan datang,” ucapnya.

Rahantoknam mengajak nelayan agar melihat kebijakan ini sebagai peluang, bukan beban. Ia menegaskan bahwa kepemilikan Pas Kecil dan TDKP adalah tahap awal menuju dokumen kapal yang lebih lengkap di masa depan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada PPN Tual dan GF6 CFI Indonesia atas dukungan yang diberikan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Kolaborasi ini diharapkan berlanjut guna memperkukuh sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan nelayan kecil dari berbagai wilayah di Maluku Tenggara. Program ini menandai babak baru modernisasi dan formalisasi sektor perikanan tradisional di wilayah kepulauan tersebut.(TIA)


Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Berita Serupa

Back to top button