Indeks Harmoni Indonesia Jadi Rujukan Kebijakan Pembangunan Maluku Tenggara 2025–2029
potretmaluku.id – Pengukuran kondisi sosial masyarakat kembali menjadi salah satu fokus kebijakan publik di Maluku Tenggara. Tahun ini, survei Indeks Harmoni Indonesia (IHI) mencatat partisipasi warga yang cukup tinggi dan dinilai memberi gambaran awal mengenai situasi sosial budaya daerah itu.
Dalam survei IHI 2025, Maluku Tenggara tercatat sebagai wilayah dengan jumlah responden terbanyak di Provinsi Maluku, yakni 1.887 responden.
Hasil pemetaan tersebut digunakan pemerintah untuk menilai empat dimensi sosial: ekonomi, sosial, budaya, dan keberagaman.
Pada tahap penyusunan arah kebijakan, Bupati Maluku Tenggara, Thaher Hanubun, menegaskan bahwa IHI akan dijadikan salah satu acuan dalam perencanaan pembangunan 2025–2029.
“Pemerintah memastikan akan melanjutkan dan memperluas pengukuran IHI di tahun mendatang, termasuk pemerataan responden hingga ke desa-desa serta peningkatan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan,” ujar Thaher pada Rabu, 19 November 2025.
Ia menyebut harmoni sosial sebagai fondasi pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah mendorong sejumlah program penguatan toleransi, kegiatan lintas agama, pelibatan generasi muda, serta pelestarian nilai adat Ain ni Ain yang menjadi perekat masyarakat Kei.
Bupati menilai hasil survei itu sejalan dengan arah kebijakan daerah mengenai peran lembaga adat, pemerataan pembangunan, dan pelayanan publik yang inklusif.
Thaher menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan survei tersebut. Ia berharap IHI dapat terus menjadi dasar penguatan keharmonisan sosial dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Maluku Tenggara.(TIA)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi


