Waimital SBB Gelar Pesta Rakyat: dari Jalan Sehat, Dzikir Akbar, hingga Karnaval Budaya
potretmaluku.id — Desa Waimital, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) siap menyambut hari jadinya pada Sabtu, Oktober 2025, dengan serangkaian acara akbar yang memadukan semangat olahraga, spiritual, ekonomi kerakyatan, dan pelestarian budaya.
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) desa ini dikemas dalam empat agenda utama yang berlangsung secara maraton, menjanjikan kemeriahan bagi seluruh warga dan tamu undangan.
Rangkaian acara diawali dengan Jalan Sehat yang akan dilepas langsung oleh Bupati SBB pada pagi hari, Rabu, 1 Oktober 2025. Acara ini dimulai dengan persiapan panitia dan peserta sekitar pukul 06.30 WIT, dengan pelepasan resmi Jalan Santai dijadwalkan pukul 07.40 WIT.

Setelah mencapai garis finish di Lapangan Kusuma Tani, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan, sesi Senam Sehat, dan hiburan pembagian Door Prize yang berlangsung hingga tengah hari. Acara ini sekaligus mengakhiri Jalan Sehat dan dilanjutkan dengan wisata UMKM.
Di malam hari, suasana beralih menjadi khidmat dengan penyelenggaraan Dzikir Akbar di Masjid Nurul Falah. Kegiatan ini direncanakan dimulai dengan persiapan jamaah pukul 20.00 WIT, dan diisi dengan sambutan dari Imam Masjid dan Kepala Desa. Puncak acara adalah Pelaksanaan Doa dan Dzikir bersama Ustadz yang akan berlangsung hingga pukul 23.00 WIT.
Sentuhan Ekonomi dan Budaya Tradisi
Aspek ekonomi kerakyatan menjadi sorotan utama melalui Pasar UMKM yang akan digelar selama empat hari penuh, yaitu dari 1 hingga 4 Oktober 2025.
Pembukaan resmi pasar ini dijadwalkan pada 1 Oktober pukul 08.30 WIT dengan pemotongan pita oleh Ibu Ketua Dekranasda Kabupaten SBB. Pasar ini tak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga platform edukasi melalui sosialisasi Uji Produk Halal, Izin Usaha, dan PIRT Dinas Kesehatan.

Guna memeriahkan suasana, Pasar UMKM akan menampilkan hiburan Jaranan Gemba (tanggal 1 & 2) dan Jaranan Waihatu (tanggal 3) pada siang hari, serta Kolaborasi artis lokal & tampilan seni pada malam hari.
Pesta rakyat ini akan mencapai puncaknya dengan Karnaval Budaya, sebuah arak-arakan yang dijadwalkan start pada pukul 07.45 WIT. Peserta karnaval diminta untuk mempersiapkan narasi dan lagu masing-masing, yang akan menjadi materi penilaian oleh Bupati dan Rombongan dari Tenda Tamu di Akropolis.
Sesi hiburan dan pembagian hadiah juara lomba karnaval akan menjadi penutup yang sangat meriah pada malam hari, menampilkan Artis lokal dan Ambon.
Panitia memastikan seluruh rangkaian acara ditutup dengan agenda Operasi Semut, sebuah komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lokasi sebelum seluruh kegiatan usai.(*/TIA)
IKUTI BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Penulis :
Editor :



